Sebagai Desa Lokus Stunting, Pj. Sekda Riswandika Putra Serahkan BKB KIT Kepada Desa Bandar Lampahan.

Redelong – 1fakta.com

Pj. Bupati Bener Meriah Ir. Mohd Tanwier, MM yang diwakili oleh Pj. Sekda Bener Meriah Riswandika Putra,S.STP.,M.A.P serahkan Bina Keluarga Balita (BKB) KIT kepada Desa Bandar Lampahan, Kecamatan Gajah Putih yang menjadi Desa lokus stunting, Kamis (28-11-2024) di Aula Kantor DP3AKB.

Dalam arahanya, Pj. Sekda Bener Meriah Riswandika Putra, S.STP.,M.A.P menyebutkan, pembangunan BKB KIT untuk peningkatan pengasuhan Balita sehubungan dengan upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas pengasuhan anak di wilayah Kabupaten Bener Meriah, ” untuk itu kami instruksikan kepada seluruh petugas penyuluh KB, untuk dapat mensosialisasikan penggunaan BKB KIT kepada seluruh Kader Bina Keluarga Balita di wilayah binaannya masing-masing,” pinta Riswandika.

Pj. Sekda Bener Meriah itu juga meminta para petugas Petugas Penyuluh Keluarga Berencana dan kader melakukan penyuluhan kepada orang tua mengenai cara penggunaan alat BKB KIT. Hal itu katanya, penting untuk memastikan bahwa orang tua Dalat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengasuhan anak.

Tidak hanya itu saja, Pj. Sekda Riswandika Putra juga meminta setiap reje kampung untuk melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan dan melaporkan hasilnya kepada Dinas DP3AKB dan dilaporkan ke dirinya dalam waktu satu bulan setelah pembagian. ” Evaluasi ini penting untuk mengetahui dampak dari penggunaan BKB KIT terhadap pengasuhan Balita di masing-masing desa. Saya berharap dengan program ini, kita dapat bersama -sama meningkatkan kualitas pengetahuan anak di daerah kita ini dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Bener Meriah ini,” ujar Pj. Sekda Bener Meriah itu.

Sebelumnya Kadis DP3AKB Kabupaten Bener Meriah Edi Jaswin, S.KM., M.Kes dalam kesempatan itu menyampaikan, BKB KIT Stunting adalah alat bantu penyuluhan yang dirancang untuk meningkatkan pengasuhan anak selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) guna mencegah stunting. Adapun tujuan kegiatan katanya untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua mengenai pentingnya periode 1000 HPK dalam pengasuhan anak, yang merupakan masa kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan dan perkembangan optimal anak.

” Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif anggota keluarga, terutama ayah, dalam proses pengasuhan anak sehingga pengasuhan menjadi tanggungjawab bersama. Tujuan lainnya, penyuluhan lapangan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara optimal serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengasuhan yang baik,” demikian Kadis DP3AKB Kabupaten Bener Meriah Edi Jaswin,S.KM.,M.Kes.

Acara tersebut di hadiri oleh Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Yanna Syamsuddin, Pj. Ketua DWP Kabupaten Bener Meriah Use Ferawati, para reje kampung, anggota PKB, PPK, dan penganalisis data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *