Bener Meriah – detikperistiwa.co.id
Dalam heningnya fajar yang menyapa bumi Gayo, gema adzan Subuh berkumandang syahdu dari Mesjid Syuhada, Kampung Karang Jadi, Kecamatan Timang Gajah. Di balik keheningan itu, hadir langkah-langkah penuh niat ibadah dan pengabdian. Program Subuh Keliling (SULING) kembali digelar oleh Polres Bener Meriah sebagai ladang silaturahmi, serta ruang mengokohkan sinergi antara Polri dan umat.
Pagi itu bukan hanya tentang rukuk dan sujud, tetapi juga tentang pesan-pesan kehidupan dan keamanan yang disampaikan dengan nada lembut dan wajah bersahabat. Usai shalat berjamaah, Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K, berdiri di hadapan jemaah, mengingatkan dengan penuh kehangatan agar senantiasa menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang bisa menjerumuskan, baik dalam skala pribadi maupun sosial.
“Subuh keliling ini bukan sekadar rutinitas, ini adalah ikhtiar kami mendekat kepada Allah sekaligus kepada masyarakat,” ucap beliau dalam suasana yang tenang dan penuh khidmat. Ia juga menyerukan pentingnya pencegahan dini terhadap tindak kriminal, dan menganjurkan agar pengurus mesjid memasang CCTV sebagai langkah proteksi—belajar dari insiden pencurian kotak amal dan kendaraan yang pernah terjadi di wilayah lain.
Dalam momen yang sama, AKP Robby Afrizal, S.H., M.H., Kasatres Narkoba Polres Bener Meriah, juga turut menyuarakan pesan Kamtibmas yang menyentuh hati. Dengan nada tegas namun bersahabat, ia mengajak seluruh jemaah untuk mengawasi pergaulan anak-anak, karena bahaya narkoba mengintai bukan hanya di kota, tapi bisa merayap hingga ke kampung-kampung.
“Jangan ragu memberi informasi jika mengetahui adanya transaksi atau aktivitas mencurigakan. Hubungi call center Polri 110. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti dengan cepat,” tegasnya.
Ia menutup dengan seruan yang menggugah:
“Ayo, kita jadikan kampung ini bersih dari narkoba. Demi anak-anak kita. Demi masa depan yang lebih suci dan sehat.”
Subuh keliling bukan hanya bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat, tapi juga menjadi pelita kecil yang menuntun dalam gelap, menanamkan harapan, dan menjaga akhlak serta keamanan bersama.

