Berita  

Polisi ajak Masyarakat Tolak Pungli Lewat Sosialisasi di Warung dan Area Pelayanan

PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com

Dalam upaya menciptakan pelayanan publik yang bersih dan bebas dari pungutan liar (pungli), Polsek Langgam menggelar kegiatan sosialisasi Saber Pungli di sejumlah titik pelayanan masyarakat, Jumat pagi, 11 Juli 2025.

Kegiatan dipimpin oleh Aipda Robbi Sugara bersama satu personel lainnya. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran adalah Warung Sdr. Alfa di Jalan Koridor PT RAPP KM 39, Desa Segati, Kecamatan Langgam.

Sosialisasi berlangsung sejak pukul 09.45 WIB hingga 10.30 WIB, dengan menyasar langsung petugas parkir, satpam bank, masyarakat umum, serta pengguna jasa pelayanan publik yang berada di wilayah hukum Polsek Langgam.

“Kami mengingatkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang terlibat dalam layanan publik, untuk tidak melakukan pungutan di luar aturan. Ini demi mewujudkan pelayanan yang bersih dan profesional,” ujar Aipda Robbi dalam keterangannya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak menggunakan jasa calo dalam pengurusan administrasi, baik di instansi pemerintah maupun swasta. Menurut Robbi, apabila persyaratan administrasi terpenuhi, pelayanan seharusnya dapat dilakukan secara mudah dan cepat, tanpa biaya tambahan.

“Kami minta masyarakat berani menolak dan melaporkan jika menemukan praktik pungli, baik dari petugas maupun oknum lainnya. Polri siap menerima dan menindaklanjuti laporan secara transparan,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi cooling system, menjelang masa-masa penting dalam dinamika sosial dan politik di daerah. Masyarakat diajak untuk tetap menjaga suasana aman, nyaman, dan tertib di lingkungan masing-masing.

Kapolsek Langgam, Ipda Jerri Paulus Sinaga, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan berjalan tertib, lancar, dan tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa jajaran Polsek Langgam berkomitmen mendukung penuh program nasional Saber Pungli sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian.

“Kami akan terus turun langsung ke lapangan, karena pencegahan yang efektif hanya bisa dilakukan jika masyarakat benar-benar paham dan berani bersikap,” ujar Jerri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan copy berita ini!