Jakarta – 1fakta.com
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk pertama kalinya menggelar ajang penghargaan bergengsi, DPD RI Award 2025, di Gedung Tri Brata, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).
Ajang ini merupakan sebuah acara yang dikemas untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali dari Aceh.
Salah satunya adalah Michael Octaviano, finalis di bidang pembangunan sosial dan kesehatan, yang meraih posisi kedua dalam ajang tersebut.
Ia adalah aktivis kemanusiaan Aceh, pendiri sekaligus Ketua Umum Blood Life For Foundation (BFLF).
Michael Octaviano menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif DPD RI menggelar acara tersebut. Menurutnya, kegiatan itu telah berhasil menjaring potensi, tokoh, dan personal yang selama ini aktif melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan berdampak positif di daerah.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan DPD RI Award ini, karena menjaring potensi-potensi, tokoh-tokoh dan personal-personal yang melakukan kegiatan sosial, kegiatan-kegiatan yang berdampak,” ujar Michael kepada 1Fakta.com Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Meski di urutan kedua, ia menilai penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang sangat berarti. Para finalis berkesempatan saling bertemu di Jakarta, diperkenalkan dengan seluruh anggota DPD RI, bahkan bertemu dengan beberapa Menteri dari Kabinet Merah Putih.
Ia menyoroti bahwa acara tersebut secara langsung telah membentuk jaringan baru, sehingga terjalin kolaborasi kebaikan antar pegiat daerah dari seluruh Indonesia, mengingat para finalis yang hadir adalah sosok-sosok berdampak di bidangnya masing-masing.
Kolaborasi ini, menurutnya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan program-program kebaikan di masa depan, tidak hanya terbatas di Aceh, tetapi juga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
“Menjadi finalis DPD RI Award 2025 adalah sebuah pengakuan bahwa kerja sosial yang lahir dari hati mampu membawa perubahan nyata. Saya akan terus berjuang untuk menghadirkan harapan bagi yang sakit, menyalakan semangat bagi yang lemah, dan memuliakan kehidupan dengan solidaritas,” ungkapnya.
“Karena saya percaya, membahagiakan dan memuliakan sesama adalah jalan terbaik untuk memuliakan bangsa dan negara,” tambahnya.
Selain itu, Michael Octaviano berharap sinergi yang tercipta di tingkat pusat dapat mendorong Pemerintah Aceh maupun Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk melakukan inisiatif serupa.
“Saya sangat berharap agar Pemerintah Aceh maupun DPRA juga membuat kegiatan seperti DPD RI Award, untuk mengapresiasi orang-orang Aceh yang bekerja membantu masyarakat, membantu pemerintahan, yang selama ini mungkin tidak terlihat,” ungkapnya.
Michael menambahkan bahwa inisiatif untuk mengadakan “penghargaan tingkat lokal” akan semakin menumbuhkan semangat kebaikan di kalangan anak-anak muda Aceh, semangat untuk berdampak. (Mak.ita)

