Pangdam IM: TMMD Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Pedalaman Aceh Tengah

Aceh Tengah – 1fakta.com

Penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0106/Aceh Tengah menjadi momen penting yang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan di wilayah pedalaman Kecamatan Linge. Kegiatan yang berlangsung selama 21 hari ini resmi ditutup oleh Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., Kamis (6/11/2025).

Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Bola Kaki Desa Kute Keramil dengan dihadiri jajaran Forkopimda, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., Kapolres AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., Dansatgas TMMD ke-126 Letkol Inf Raden Herman Sasmita, serta tokoh masyarakat dan ratusan warga setempat yang turut meramaikan suasana.

Dalam arahannya, Pangdam IM menekankan bahwa kegiatan TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Ia menyebut, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh selama kegiatan menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan bangsa.

TMMD adalah sarana mempererat hubungan TNI dengan rakyat. Jalan yang dibuka, jembatan yang diperbaiki, dan rumah yang direnovasi adalah bukti nyata kerja bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dalam sambutannya.

 

Selain menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, Pangdam juga mengingatkan pentingnya merawat hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Ia berharap masyarakat dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong pasca berakhirnya program TMMD.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan pula penandatanganan naskah berita acara hasil kegiatan TMMD oleh Pangdam IM, Bupati Aceh Tengah, dan Dandim 0106/Aceh Tengah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada 15 warga kurang mampu(#)