Berita  

Polisi Edukasi Warga Antisipasi Banjir di Bantaran Sungai Kampar

PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com

Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Kuras, Polres Pelalawan, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi potensi bencana banjir di wilayah bantaran Sungai Kampar, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB di warung milik Ali, kawasan Jembatan Sungai Napuh, Desa Betung. Sosialisasi dipimpin oleh Aipda Dedi C bersama personel Polsek Pangkalan Kuras dan diikuti masyarakat yang bermukim serta beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Napuh.

Dalam kegiatan itu, polisi menyampaikan informasi terkini terkait kondisi Waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar. Kepada warga disampaikan bahwa curah hujan tinggi di wilayah hulu menyebabkan meningkatnya debit air masuk (inflow) dan kenaikan elevasi waduk.

Kondisi tersebut diperparah dengan adanya gangguan pada salah satu unit turbin sehingga aliran air keluar (outflow) tidak dapat berfungsi maksimal.

Petugas juga menjelaskan bahwa pintu pelimpah air (spillway gate) Waduk PLTA Koto Panjang telah dibuka sejak Selasa, 30 Desember 2025, pukul 10.00 WIB. Dampaknya, permukaan air Sungai Kampar diperkirakan naik sekitar 20 hingga 30 sentimeter.

Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldy Parlindungan mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Kampar, agar meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati karena potensi kenaikan debit air sungai masih dapat terjadi,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana banjir sekaligus meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Polsek Pangkalan Kuras memastikan akan terus melakukan pemantauan serta memberikan informasi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak cuaca ekstrem.