Bireuen – 1fakta.com
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian–Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Polri Angkatan ke-83 Yon WPS melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Dianmas) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih tiga minggu, mulai 9 Februari hingga 1 Maret 2026, sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap pemulihan masyarakat pascabencana.
Di Kabupaten Bireuen, program Dianmas diikuti oleh 22 mahasiswa STIK-PTIK Polri yang didampingi PAPING KBP.Taufik Hidayat S.H.Si.I.K.M.Si . Kehadiran para mahasiswa ini difokuskan untuk membantu penanganan dan percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan Dianmas menjadi sarana pembelajaran lapangan dengan menekankan praktik pemolisian kebencanaan secara langsung. Program ini mengusung tema “Center of Excellence yang mengorkestrasi latihan kepemimpinan, kerja kolaboratif, dan praktik pemolisian kebencanaan di lapangan – Policing in Disasters,” serta merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Selama di lapangan, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan prioritas, di antaranya pengelolaan logistik pascabencana, pendistribusian bantuan sosial, serta layanan trauma healing bagi masyarakat terdampak. Mereka juga membantu pendataan tingkat kerusakan, mendukung percepatan proses pemulihan, serta memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan akuntabel.
Sebelum diterjunkan, seluruh peserta Dianmas telah mengikuti pelatihan trauma healing, pembekalan dari pimpinan STIK Lemdiklat Polri, serta apel pemberangkatan.
Melalui kegiatan ini, kehadiran mahasiswa STIK-PTIK Polri di Bireuen diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat sekaligus membentuk karakter calon perwira Polri yang humanis, responsif, dan profesional dalam menghadapi tantangan pemolisian kebencanaan di masa mendatang.
Sumber Kasie humas iptu Marzuki
(Erna)

