Aceh Tengah – 1fakta.com
Satuan Tugas (Satgas) Kodim 0106/Aceh Tengah terus mengakselerasi pembangunan 529 unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Hingga Sabtu (14/2/2026), progres pembangunan di sejumlah desa bervariasi, dengan capaian tertinggi 32 persen.
Pembangunan huntara tersebut berada dalam wilayah Koramil 05/Linge dan dilaksanakan secara bertahap dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta melibatkan sejumlah rekanan pelaksana.
Danramil 05/Linge Lettu Muklis mengatakan, percepatan terus dilakukan melalui pengawasan intensif di lapangan dan koordinasi lintas pihak agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.
Di Desa Penarun yang berada di Jalan Lintas Nasional Aceh Tengah–Gayo Lues, sebanyak 71 unit huntara tengah dibangun dengan progres mencapai 32 persen. Proyek ini dilaksanakan oleh CV Karya Genatrik dengan dukungan BNPB.
Tahapan pekerjaan meliputi pematangan lahan, pengecoran fondasi, pemasangan besi kobe dan kokara, pemasangan dinding GRC, instalasi pipa elbo, hingga pembangunan septic tank. Aktivitas konstruksi tampak berlangsung intensif, dengan alat berat dan material tersusun di area pembangunan.
Sementara itu, di Desa Umang, sebanyak 97 unit huntara dalam tahap pengerjaan dengan progres 15 persen. Proyek yang dilaksanakan CV Kale Nate tersebut saat ini difokuskan pada pematangan lahan dan perakitan rangka bangunan.
Adapun di Desa Reje Payung, pembangunan 91 unit huntara baru mencapai 6 persen. CV Cahaya Sentosa selaku pelaksana masih memusatkan pekerjaan pada pematangan lahan dan pengecoran fondasi sebagai tahap awal konstruksi.
Di Desa Kute Reje (Delung Sekinel), sebanyak 97 unit huntara dikerjakan oleh CV Dian Era Perdana dengan progres 4 persen. Pekerjaan yang berjalan mencakup pematangan lahan serta pemasangan rangka bangunan.
Sedangkan di Desa Delung Sekinel, pembangunan 101 unit huntara masih pada tahap awal dengan progres 2 persen. Kegiatan di lokasi ini difokuskan pada persiapan lahan dan pemasangan rangka.
Untuk Desa Jamat, sebanyak 72 unit huntara direncanakan akan dibangun. Namun hingga kini, pembangunan fisik belum dimulai dan masih dalam tahap mobilisasi alat berat serta persiapan lapangan.
Secara keseluruhan, Satgas Kodim 0106/Aceh Tengah bersama jajaran Koramil 05/Linge memastikan pengawasan berjalan ketat guna menjaga mutu konstruksi dan ketepatan waktu pengerjaan.
Sementara itu, untuk pembangunan hunian tetap (huntap) di wilayah Kecamatan Linge, hingga laporan ini disampaikan belum terdapat kegiatan yang berjalan.
Percepatan pembangunan huntara ini menjadi bagian dari komitmen TNI bersama pemerintah dalam mendorong pemulihan sosial masyarakat pascabencana, agar warga terdampak segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan manusiawi sembari menunggu realisasi hunian tetap.(#)

