Aksi Nyata Kemanusiaan: Dosen Unsam Dan Mahasiswa Gotong Royong Perbaiki Sarana Ibadah Di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – 1fakta.com

Bergabung menjadi Satu dalam misi kemanusiaan guna menyambut bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Samudra (UNSAM).Bersama Tim dosen dan mahasiswa turun langsung ke Desa Sampaimah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, untuk memulihkan sarana ibadah yang terdampak bencana banjir.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada perbaikan dan pembersihan Meunasah desa setempat, agar warga dapat melaksanakan ibadah tarawih dan tadarus dengan nyaman selama bulan Ramadhan.

 

Dengan Ketua tim pelaksana Tengku Putri Lindung Bulan, S.E., M.Si. dari Universitas Samudra menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kampus terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.

“Jelang Ramadhan, kami ingin memastikan Meunasah Desa Sampaimah kembali layak dan bersih. Ini adalah bentuk sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam pemulihan pascabencana, sekaligus persiapan spiritual menyambut bulan penuh berkah,” ujarnya.

Ikut dalam kegiatan tersebut, dosen dan mahasiswa bekerja sama dengan warga setempat membersihkan sisa-sisa lumpur dan memperbaiki fasilitas yang rusak.

Selain tenaga, tim Universitas Samudra juga menyerahkan bantuan berupa alat-alat gotong royong untuk mendukung perawatan meunasah secara mandiri oleh warga ke depannya. Sebagai perlengkapan ibadah, tim juga menyalurkan bantuan karpet sajadah baru dan mushaf Al-Qur’an serta Iqra untuk menggantikan sarana yang rusak akibat banjir sebelumnya.

Pihak pengurus Meunasah Desa Sampaimah menyambut baik kolaborasi dan bantuan ini. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran tim Universitas Samudra yang meringankan beban warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Samudra atas kepeduliannya. Bantuan karpet dan Al-Qur’an serta Iqra ini sangat berarti, terutama menjelang bulan puasa. Alhamdulillah, sekarang meunasah kami sudah bersih dan nyaman kembali untuk salat berjamaah,” tutur Bapak Edi Hermanto, Pengurus Meunasah Desa Sampaimah.

Aksi kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fungsi sosial dan keagamaan masyarakat Desa Sampaimah, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara perguruan tinggi dan masyarakat(Mak Ita)