Baitul Mal Perkuat Peran sebagai Nazir, Wakaf Didorong Lebih Produktif dan Terdata

Banda Aceh – 1fakta.com

Dalam upaya memperkuat tata kelola wakaf yang profesional dan berkelanjutan, Baitul Mal Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengelola Baitul Mal tingkat kabupaten/kota se-Aceh di Banda Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam menghadapi rencana revisi Qanun Aceh tentang wakaf, sekaligus mendorong pendataan wakaf yang lebih sistematis hingga ke tingkat gampong.

Bimtek tersebut menekankan pentingnya revisi qanun guna mempertegas kewajiban pendataan aset wakaf di setiap gampong. Pendataan ini dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh potensi wakaf dapat terpetakan secara akurat, terjaga legalitasnya, serta terlindungi dari potensi sengketa maupun penyalahgunaan.

Selain aspek pendataan, kegiatan ini juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan aset wakaf melalui penguatan administrasi dan legalitas, serta peningkatan kapasitas pengelola wakaf (nazir). Para peserta dibekali pemahaman komprehensif terkait tata kelola wakaf modern, termasuk transformasi pengelolaan wakaf dari pola tradisional menuju wakaf produktif yang mampu memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, Bimtek turut memperkenalkan konsep cetak biru ekosistem wakaf, termasuk pengembangan wakaf uang dan wakaf melalui uang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Dengan pendekatan ini, wakaf diharapkan tidak hanya bersifat statis, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan.

Melalui kegiatan ini, Baitul Mal kabupaten ditegaskan memiliki peran strategis sebagai nazir wakaf yang profesional, akuntabel, dan terpercaya. Dengan penguatan kapasitas serta dukungan regulasi yang lebih adaptif, Baitul Mal kabupaten/kota diyakini mampu mengelola aset wakaf secara optimal, produktif, dan berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, Baitul Mal, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat terwujudnya tata kelola wakaf yang modern, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat di Aceh.(#)

Jangan copy berita ini!