Pakuhaji ll 1Fakta.com ll 18 April 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal Forum Gema Peduli Pakuhaji yang digelar pada Sabtu (18/4/2026), bertempat di kediaman H. Suryadi, Pertigaan Pisangan Haji Unub, Sepatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh para purnabakti Kepala Sekolah dan pengawas, serta anggota Forum Gema Peduli Pakuhaji. Acara menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang selama ini telah terjalin.
Ketua Gema Peduli Pakuhaji, H. Suryadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan semangat kepedulian di tengah masyarakat.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan kita. Semoga Gema Peduli terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar H. Suryadi.
Sementara itu, H. Supangkat, pensiunan Kepala Sekolah, menyampaikan wejangan yang sarat makna kepada para peserta. Dalam pesannya, ia mengajak para purnabakti untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengingat usia yang tidak lagi muda.
“Umur kita ini tidak ada yang tahu, bisa jadi saya duluan,” ujarnya dengan nada ringan namun penuh makna.
Ia kemudian mengajukan pertanyaan kepada hadirin, “Kalau umur kita sudah habis, harapannya apa?”
Salah seorang peserta menjawab, “Surga.”
Menanggapi hal tersebut, H. Supangkat menegaskan bahwa setiap orang tentu berharap surga, namun surga adalah milik Allah SWT.
“Semua orang ingin surga, tapi surga itu milik Allah. Allah yang memilih siapa yang berhak menjadi penghuninya,” tuturnya.
Di akhir pesannya, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, khususnya dalam menjalankan sholat.

“Kita harus tekun beribadah, terutama sholat. Sholat yang betul-betul sholat,” pesannya menegaskan.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan terkait rencana kegiatan ke depan, termasuk agenda “healing” sebagai sarana mempererat kebersamaan antaranggota. Para peserta tampak antusias menyampaikan usulan lokasi dan konsep kegiatan.
Acara berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta tradisi saling bersalaman sebagai wujud saling memaafkan di momen Idul Fitri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat silaturahmi dan kepedulian sosial yang menjadi ruh Gema Peduli Pakuhaji dapat terus terjaga dan semakin kuat di tengah masyarakat.
(DON)

