PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Ketika musim kemarau mulai mengintai dan suhu sosial masyarakat terus bergerak dinamis, Polsek Bunut tak tinggal diam. Pada Selasa pagi, 8 Juli 2025, Bhabinkamtibmas Aipda Nanda Hermawan menyambangi warga di Desa Sialang Bungkuk dan Desa Lubuk Keranji Timur.
Tak hanya sekadar kunjungan, kegiatan ini adalah bentuk nyata dari program Cooling System serta penyebaran Maklumat Kapolda Riau tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar.
Berbekal senyum, keramahan, dan pesan penuh makna, Aipda Nanda berdialog hangat dengan warga. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Dalam kesempatan tersebut, warga diberikan pemahaman tentang pentingnya:
• Menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah masyarakat.
• Tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar, karena dampaknya bisa meluas dan membahayakan banyak pihak.
• Melaporkan bila ditemukan titik api, serta ikut membantu dalam penanganan awal.
“Kadang, langkah sederhana seperti datang, mendengar, dan berbicara langsung jauh lebih berdampak dari sekadar imbauan tertulis,” kata Aipda Nanda usai kegiatan.
Warga pun merespons positif. Mereka mengaku merasa dihargai dan diperhatikan, sekaligus berjanji akan menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan kamtibmas. Kehangatan dan kepedulian yang ditunjukkan aparat keamanan ini menjadi energi positif dalam membangun ketahanan sosial di desa.
Kapolsek Bunut, AKP Arinal Fajri, SH, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar rutinitas, tapi strategi mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui komunikasi yang sehat dan membangun.
“Pencegahan Karhutla dan potensi konflik sosial harus dimulai dari kesadaran bersama. Kita hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga menjadi sahabat dan pengayom,” tegas Kapolsek.
Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, membuktikan bahwa kolaborasi antara polisi dan masyarakat adalah kunci menjaga Riau tetap teduh dan tenteram.

