Berita  

Diduga Merasa Kepanasan, Oknum Rekanan Pelaksana Kontraktor, Yang Disebut-Sebut Sapaan Panggilan “Rizki Baldi’.

 

Pekerjaan Proyek Lanjutan Rehabilitas Saluran Sekunder Tahun 2025 Lalu, Terpantau Oleh Wartawan Retak Dan Tempel-Tempel, Yang Menelan Mencapai Senilai Ratusan Juta Rupiah.

Langsa Baro ll 1Fakta.com ll  Pada sebelumnya juga, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring secara publik. Di media masa online ini, juga pada media online lainnya. Berjudul, Cukup Gawat. Setelah Di Lakukan Pemberitaan Miring, Secara Publik Media Online, Dugaan Terkesan. Uring-Uringan Pihak Pelaksana Kontraktor Rekanan Proyek Lanjutan Rehabilitas Saluran Sekunder, Di Gampong Paya Bujuk Seuleumak.

Sampai Saat Ini, Belum Tersentuh Oleh Pihak Aparat Penegak Hukum. Di Kota Langsa, terbitan pada tanggal 10 januari 2026 pekan lalu. Yang lebih serunya lagi, diduga merasa kepanasan. Salah satu seorang oknum rekanan pelaksana kontraktor, yang di sebut-sebut sapaan panggilan “rizki baldi'” di daerah kota langsa. Siapa yang tidak kenal, sosok oknum kontraktor tersebut.

Terkait pula, adanya pekerjaan proyek lanjutan rehabilitas saluran sekunder tahun 2025 lalu. Terpantau dari awal, oleh pihak wartawan media online ini. Bersama salah satu seorang juga, dari aktivis lembaga swadaya masyarakat aceh di kota langsa. Dengan hasil yang dia kerjakan itu, dugaan asal jadi serta juga retak dan tempel-tempel lanjutan rehabilitas saluran sekunder tersebut. Yang juga menelan biaya, mencapai ratusan juta rupiah itu.

Parahnya lagi, terjadinya pemberitaan miring tersebut. Terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek lanjutan rehabilitas saluran sekunder itu, maka. Muncul lah penyampaian komentar, yang di sampaikan kan oleh yang disebut-sebut sapaan panggilan “rizki baldi” tersebut. Ketika wartawan media ini, menerima pesan komentarnya. Yang dia sampaikan, melalui seluler chat whatsappnya itu. Di nomor selularnya, 085270xxxx22.

Apa yang dia sampaikan, diduga halus dan terkesan kepanasan juga menantang. Disinyalir pula, dirinya tidak terima adanya pemberitaan miring yang telah terbit secara publik beberapa kalinya di media online ini serta media online lainnya. Dirinya mengomentari, yang dia sampaikan itu.

“Mksd abang apa sbnr nya, itu yg abang bilang ke dinas. udah ku perbaiki. Kalau abang ada hal lain jumpa, mana ada yg susah2 bg. Aku pun smaa abang ga berani aku, takut aku bermasalah ma abang dan orang lain. Aku suka berkawan, oke kalau ga mau berkawan ga masalah bg. Kan kita ga maksa, kapan abang wa aku?.

Aku ga pernah ga balas wa org, ga ada masuk di tempat aku itu chat. Salah kirim mungkin, coba di cek dlu. Jgn maen marah2 aja bg”, tuturnya, “rizki baldi” itu. Yang di sebutkan kepada wartawan media ini, kemarin itu. 27/12/2025, sekitar pukul.22.28.wib pada malam hari.

Menurut oleh bung “karo-karo, sebagai pihak dari pemerhati sosial publik daerah aceh di kota langsa itu. Juga menyimpulkan, apa yang di paparkan melalui selular chat whatsappnya itu. Menjelaskan, “apa pun ceritanya.

Kalau hasil mutu proyek yang di kerjakan oleh pihak pelaksana rekanan kontraktor tersebut, yang dugaan tidak bagus hasil nya terlihat retak-retak atau pun tempel-tempel.

Ngak usah lah membela diri, karena itu proyek yang di kerjakan. Menggunakan dana pemerintah, bukan menggunakan dana nenek moyang dia itu. Ini sudah jelas-jelas retak di temukan, malah alasan nya sudah di perbaiki.

Perbaiki apa, perbaiki dengan cara di tempel. Gunakan semen, itu namanya bukan alasan dan jawaban. Itu alasan membela diri, dengan hasil pekerjaan nya.

Yang seakan-akan sudah paling bagus kali, maka. Kita desak pihak kepolisian daerah (polda) bersama pihak kejaksaan tinggi (kejati), untuk dapat segera di lakukan lidik dan sidik atas proyek yang telah usai di kerjakan itu.

Sesuai data dari plang papan nama yang di tampilkan secara publik, dengan nilai anggaran Rp.935, 008. 275, 00.- sebagai pihak pelaksana rekanan kontraktor. Cv putra mutiara perkasa, dengan pengawas dari pihak cv utoh consultant di tahun 2025 lalu”. Pungkasnya, pihak pemerhati sosial publik paparkan kepada wartawan media ini. Rabu 14/01/2026, sekitar pukul.23.04.wib.

(Jihandak Belang/Team PSP Aceh)