Taput – 1fakta.com
Sekretaris Daerah (Sekda), David Sipahutar, mengungkapkan bahwa gempa bumi berkekuatan 5.1 yang mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Selasa (18/3/2025) subuh tadi , menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum.
“Gempa bumi yang mengguncang Taput subuh tadi menyebabkan korban jiwa, satu korban lainnya dalam kondisi sekarat, serta merusak fasilitas jalan dan bangunan sekolah,” ujar David.
Berdasarkan data terkini, korban meninggal dunia adalah Kartini Manalu, 69 tahun. Gempa juga melukai Hulman Hutabarat, 70 tahun, yang saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Onanhasang, Kecamatan Pahae Julu. Sementara itu, rumah milik korban mengalami kerusakan total dan tidak dapat dihuni lagi.
Guncangan gempa juga menyebabkan tanah longsor di dua lokasi, yakni di Desa Hutabarat, yang saat ini sedang ditangani dengan alat berat. Dan satu lokasi lain di Mbilung Desa Hutabarat yang belum dapat ditangani, karena akses menuju lokasi masih terhalang.
Selain itu, gempa merusak satu unit sekolah dasar di Desa Lobu Pining, menyebabkan siswa-siswi sementara diliburkan.
Humas Polres Taput, Aiptu W Baringbing, mengatakan gempa bumi mengguncang Kecamatan Pahae Julu sekitar pukul 05.30 WIB.
Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia dan sejumlah fasilitas rusak. Saat ini, pihak kepolisian sedang berada di lokasi kejadian,” katanya. ( smarth )

