PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Kuala Kampar terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayahnya. Memasuki hari kelima, Kamis (5 Februari 2026), kegiatan pendinginan difokuskan di Desa Sungai Upih, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuala Kampar AKP Rian Onel, S.H., M.H., didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Pelalawan IPTU Nukman, S.H., bersama tim gabungan yang terdiri dari 12 personel Polri, unsur Damkar, perangkat desa, serta 30 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).
Berdasarkan hasil pemantauan Dashboard Lancang Kuning, terdeteksi sebanyak 20 titik hotspot di wilayah Kecamatan Kuala Kampar, dengan fokus penanganan di Dusun III RT 21 RW 07 Desa Sungai Upih.
Tim gabungan melakukan pendinginan intensif pada lahan terbakar guna mencegah api kembali menyala, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait serta melakukan pelaporan verifikasi melalui aplikasi DLK.
Selain melakukan pendinginan, tim juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung, antara lain 15 unit kendaraan roda dua, tiga unit mini striker, satu unit mesin robin, serta 38 gulung selang.
Upaya penanganan dilakukan secara terpadu bersama unsur Polri, pemerintah kecamatan, Damkar, pemerintah desa, dan MPA.
Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi sejumlah kendala, seperti jarak tempuh yang cukup jauh dari Polsek Kuala Kampar ke lokasi dengan estimasi waktu sekitar 2,5 jam menggunakan kendaraan roda dua, akses jalan yang sulit, tidak tersedianya jaringan internet di lokasi, serta cuaca panas ekstrem disertai angin kencang yang berpotensi memicu api kembali menyala.
Meski demikian, hasil pendinginan menunjukkan api di lokasi hotspot telah padam, namun masih menyisakan asap sehingga proses pemantauan tetap dilanjutkan guna memastikan kondisi benar-benar aman.
Kegiatan pendinginan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Secara umum situasi di lokasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

