Makassar, 1fakta.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-14 Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulawesi Selatan resmi digelar di hotel Claro Makssar, (08/04/2026), dengan mengusung tema “Peran Inkindo dalam Pembangunan yang Berkelanjutan”.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah organisasi lima tahun ke depan di tengah dinamika sektor jasa konstruksi dan konsultansi.
Ketua panitia Musprov, Ir. H. Ridwan Kasim saat ditemui, menegaskan bahwa agenda utama organisasi ke depan, khususnya periode 2026-2030, adalah memperkuat kapasitas anggota serta memperluas kerja sama, termasuk menjajaki kolaborasi internasional.
“Pada prinsipnya, strategi kita ke depan adalah bagaimana Inkindo bisa berkembang lebih baik lagi dalam empat tahun ke depan, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pihak luar seperti Jepang. Namun, beberapa rencana belum bisa ditindaklanjuti karena keterbatasan koordinasi dengan kementerian terkait,” ujar Ridwan.
Ia menekankan, tantangan terbesar yang dihadapi anggota Inkindo saat ini adalah kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan proyek, baik dari pemerintah maupun sektor swasta.
“Anggota harus terus belajar dan meningkatkan sumber daya manusia. Perkembangan teknologi sangat cepat, sehingga kesiapan SDM menjadi kunci untuk bisa bersaing dalam proyek-proyek ke depan,” katanya.
Ridwan juga mengungkapkan bahwa jumlah anggota Inkindo Sulsel saat ini mengalami penurunan signifikan pascapandemi COVID-19. Dari sebelumnya hampir 500 anggota, kini tersisa sekitar 323 anggota aktif.
“Situasi ekonomi yang tidak menentu saat pandemi membuat banyak anggota tidak mampu bertahan. Ini menjadi tantangan besar bagi organisasi untuk kembali bangkit,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya berharap ke depan akan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Inkindo dan pemerintah, sehingga peluang pekerjaan bagi konsultan semakin terbuka luas.
“Harapan kami, ada kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah agar kegiatan proyek meningkat dan anggota bisa mengaplikasikan keilmuannya secara optimal,” jelasnya.
Musprov XIV Inkindo Sulsel juga diwarnai dengan kontestasi pemilihan ketua baru. Tiga kandidat yang maju dalam bursa calon ketua masing-masing adalah Muhammad Nasrun, ST, M.TR., T dari PT Mahapani Konsultan, Ir. Andi Sudirman, ST, MT dari PT Widya Sarana Konsultan, serta Ir. AR. H. Sanusi Anwar, MT, IAI, AA dari CV Multimage Konsultan.
Ridwan menegaskan bahwa kompetisi dalam Musprov merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas pasca pemilihan.
“Hari ini kita berkompetisi, tapi setelah terpilih ketua baru, kita harus kembali bersatu untuk membesarkan Inkindo Sulsel,” pungkasnya. (Uly)

