TARUTUNG – 1fakta.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Operasi Gabungan Penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen PKB Tahun 2026. Apel pembukaan kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan di Kantor Samsat Tarutung, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan unsur Polri (STNK/TNKB), Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara (PKB), PT Jasa Raharja (SWDKLLJ), serta jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas capaian operasi gabungan sebelumnya yang dinilai sukses dan mendapat pengakuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Berkat kerja keras dan sinergi seluruh tim, Kabupaten Tapanuli Utara berhasil mencatatkan realisasi tertinggi se-Sumatera Utara pada lokasi operasi. Ini menjadi prestasi yang patut kita pertahankan dan tingkatkan,” ujarnya.
Berdasarkan data, realisasi pembayaran PKB pada pelaksanaan sebelumnya mencapai Rp510.783.909 hanya dalam enam kali kegiatan operasi. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Tapanuli Utara sebagai daerah dengan tingkat pencapaian tertinggi di Provinsi Sumatera Utara untuk kategori lokasi operasi gabungan.
Memasuki tahun 2026, Wakil Bupati menginstruksikan agar pelaksanaan operasi lebih terfokus pada wilayah strategis dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi, yakni Kecamatan Tarutung, Kecamatan Siborongborong, Kecamatan Pangaribuan, dan Kecamatan Siatas Barita.
Selain mengejar target penerimaan, ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dan edukatif dalam pelaksanaan di lapangan. Tim diminta tetap mengedepankan integritas, menjaga solidaritas antarinstansi, serta mengutamakan keselamatan selama bertugas.
“Fokus utama kita adalah penagihan pajak kendaraan bermotor. Namun lakukan dengan cara yang persuasif, berikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pajak bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui Operasi Gabungan PKB dan Opsen PKB 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor semakin meningkat.
Optimalisasi penerimaan pajak tersebut diharapkan berdampak langsung pada penguatan PAD serta percepatan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Tapanuli Utara
(1F/Mukhtar S)

