Kades Wawan Bersama Pemuda Karang Taruna Bikin Heboh Buat Masyarakat Bahagia.

Serang – 1fakta.com

Pemerintah Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, secara resmi menutup rangkaian kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah pada Jumat (18/07/2025) malam.

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, lembaga desa, serta warga kampung gunung Satri setempat.

Penutupan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bojonegara, Wawan Fauzan, S,P. yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dan seluruh pihak yang telah menyukseskan agenda tahunan tersebut.

Rangkaian kegiatan mencakup berbagai lomba bertema islami hingga tabligh akbar, santunan anak yatim sebanyak 135 dan pembagian piala dari tingkat juara 1 juara 2 dan 3 yang bertujuan memperkuat nilai keagamaan di kalangan generasi kaum muda.

pembagian santunan anak yatim serta memberikan piala masing-masing pemenang dipimpin langsung oleh kades Wawan serta didampingi para ulama juga pemuda karang taruna untuk bagikan piala yang menjadi juara pemenang perlombaan tersebut.

Kades Wawan menerangkan Ahir acara Penutupan malam ini bukan sekadar seremoni, tapi menjadi momen untuk mengambil hikmah yang baik.

“Harapan saya, apa yang telah dilombakan kemarin bisa menjadi contoh dan inspirasi untuk membentuk pemuda-pemudi yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” Ujar kades Wawan dalam keterangan kepada Awak Media.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para pemenang lomba akan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk mempersiapkan diri dalam ajang serupa di tingkat kecamatan.

“Insyaallah, mereka yang juara akan kita bina lebih lanjut, ini bukan akhir, tapi awal untuk mencetak generasi muda yang sholeh dan sholehah,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, acara penutupan turut diisi dengan tausiyah oleh KH. Ustad Mas’udi, pengasuh Pondok Pesantren Masalikul Anwar, ia menekankan pentingnya pembinaan karakter, akhlak, dan keimanan di kalangan remaja sebagai aset masa depan anak-anak kita.

Kegiatan ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk membangun karakter anak-anak yang bakal menjadi penerus generasi selanjutnya.

“Semoga mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertakwa, bertanggung jawab, dan mampu menjaga nilai-nilai kebaikan di Desa Bojonegara,” ujar Ustad Mas’udi.

Ia menambahkan bahwa momentum Satu Muharram seharusnya menjadi titik tolak untuk meningkatkan semangat belajar agama, terutama di kalangan generasi muda.

“Bojonegara bisa menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur, kita dorong terus anak-anak kita agar tumbuh sebagai pemuda-pemudi berakhlak berakhlakul karimah,” tutupnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama oleh ustad Holilullah, sebagai bentuk harapan agar semangat hijrah di tahun baru Islam ini mampu membawa perubahan positif, khususnya dalam membangun masyarakat Bojonegara gunung Satri yang religius dan harmonis.

(author Welly).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *