Musrenbang Tingkat Kecamatan Wajo Tahun 2026 Digelar, Fokus Pemberdayaan Warga dan Penguatan Lingkungan

Makassar,1fakta.com – Pemerintah Kecamatan Wajo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Wajo Tahun 2026, yang berlangsung pada Senin, 22 Januari 2026, bertempat di salah satu hotel di Kota Makassar.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Wajo Maharuddin, S.Sos, didampingi Sekretaris Kecamatan Wajo Zamhir Islami, serta diikuti oleh unsur pemerintah kota, perangkat daerah, dan perwakilan masyarakat.

Musrenbang Kecamatan Wajo secara resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Makassar, Drs. H. Andi Muhammad Yasir, M.Si.

Turut hadir Kepala Bappeda Kota Makassar, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, unsur TNI-Polri, para lurah se-Kecamatan Wajo, Ketua LPM, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi perempuan, serta undangan lainnya.

Landasan dan Tujuan Musrenbang
Dalam laporannya, panitia menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan Wajo merupakan tahapan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Musrenbang ini bertujuan untuk:
Membahas dan menyepakati hasil Musrenbang tingkat kelurahan
Menetapkan kegiatan prioritas pembangunan kecamatan
Menjadi dasar penyusunan rencana kerja kecamatan dan perangkat daerah pada Tahun Anggaran 2027

Pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan di Kecamatan Wajo telah dilaksanakan pada 8–9 Januari 2026 di delapan kelurahan, sebelum akhirnya dirangkum dan dibahas pada Musrenbang tingkat kecamatan.
Fokus Pembangunan Kecamatan Wajo
Dalam sambutannya,

Camat Wajo Maharuddin, S.Sos menyampaikan bahwa sebagian besar usulan dari kelurahan menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, mengingat kondisi infrastruktur dasar di Kecamatan Wajo relatif sudah memadai.

“Untuk infrastruktur jalan, Alhamdulillah hampir seluruh wilayah Kecamatan Wajo sudah beraspal dan tidak lagi terdapat jalan tanah. Oleh karena itu, fokus kita bergeser pada pembenahan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Beberapa program prioritas yang diusulkan antara lain:
Pengadaan dan perbaikan lampu lorong
Pemasangan dan revitalisasi CCTV lorong demi menjaga keamanan lingkungan
Program urban farming dan pemanfaatan lahan sempit.

Pengelolaan sampah berbasis rumah tangga dan kelurahan
Pemberdayaan kelompok perempuan dan pemuda.

Program biopori dan kebun lorong
Camat Wajo juga menegaskan bahwa sebagian besar warga Kecamatan Wajo berprofesi sebagai pedagang dan pekerja sektor informal, sehingga program pemberdayaan ekonomi dinilai sangat relevan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Arahan Pemerintah Kota Makassar
Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kota Makassar Drs. H. Andi Muhammad Yasir, M.Si menekankan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan Kota Makassar.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan proyeksi dalam dokumen RPJMD Kota Makassar 2025–2029, APBD Kota Makassar Tahun 2027 direncanakan dengan pendapatan daerah sekitar Rp5,12 triliun dan belanja daerah sekitar Rp5,20 triliun.

“Oleh karena itu, setiap usulan pembangunan harus berbasis data, memiliki indikator kinerja yang jelas, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti isu lingkungan hidup dan pengelolaan sampah sebagai salah satu prioritas utama pembangunan kota ke depan, dengan pendekatan dari hulu hingga hilir yang melibatkan peran aktif masyarakat.
Selain itu, pemerintah kota juga menetapkan alokasi anggaran kelurahan sebesar Rp300 juta per kelurahan, dengan rincian:
Rp150 juta untuk sarana dan prasarana kelurahan

Rp100 juta untuk pengelolaan persampahan
Rp30 juta untuk pemberdayaan masyarakat
Rp20 juta untuk penanganan kondisi darurat.

HarapanMelalui Musrenbang Kecamatan Wajo ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyepakati prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musrenbang Tingkat Kecamatan Wajo Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Asisten I Setda Kota Makassar, mewakili Wali Kota Makassar.

“Mari kita pastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat nyata, memperkuat ekonomi warga, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.

Asri Colli

Jangan copy berita ini!