Aceh – 1fakta.com
Acara Pawai Takbir Hari Raya Idul Fitri 1446 H ini, pelepasan rombongan pawai Takbir oleh Bupati dan Wakil Bupati Bireuen. Ribuan warga dari berbagai kalangan turut serta dalam pawai ini sebagai wujud syiar Islam dan kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.
Kegiatan Pawai Takbir Akbar keliling kali ini awal dimulai dari Masjid Al-Munawarah Kecamatan Gandapura, dan berlanjut menuju Kecamatan Samalanga di Jembatan Batee Iliek, di perbatasan Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh dan finishnya halaman Pendopo Bireuen.
Bireuen.1fakta.com
Pada Pawai Takbiran kali ini, berbeda dari biasanya dimana sebelum melakukan pelepasan pawai takbir terlebih dahulu ditandai dengan pemukulan Beduk bergiliran yang di pimpin langsung oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis. ST, bersama Wakilnya H.Ir. Razuardi, MT, yang menjadikan Pawai Takbiran tahun 2025 M, ini lebih Istimewa.
Bupati Bireuen H. Mukhlis. ST, dan Wakilnya H.Ir. Razuardi, MT didampingi Pejabat (Pj) Sekda Bireuen Hanafiah.SP,.CGCAE, beserta jajaran Forkopimda dan seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Bireuen memulai Pawai Takbir Akbar keliling.
Sekitar pukul 21.00 WIB, Bupati Bireuen dan rombongan bersama warga memulai perjalanan pawai Takbir Akbar menaiki Mobil hias. Iring-iringan pawai takbiran Tingkat Kabupaten Bireuen tersebut mengunakan seratusan unit kendaraan roda empat dan roda enam berasal dari SKPK, unsur Forkopimda Plus, para Camat, Pemerintah Desa, unsur Ormas, unsur OKP dan unsur elemen masyarakat.
Meskipun hujan turun, semangat masyarakat untuk merayakan malam takbiran tidak surut. Ribuan peserta dengan penuh khidmat dan sukacita mengikuti jalannya pawai sambil melantunkan takbir, memuji kebesaran Allah, dan menandakan datangnya Hari Raya Idul Fitri.
Bupati Bireuen H.Mukhlis dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah serta memohon maaf lahir dan bathin kepada masyarakat Kabupaten Bireuen.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen mengucapkan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin selamat hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah,” Ucapnya.
Kegiatan pawai takbir Idul fitri ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahunnya dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari raya Idul fitri.
Selain itu H. Mukhlis mengungkapkan, acara seperti ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi ajang bagi warga untuk menunjukkan rasa syukur dan kegembiraan menyambut Hari Raya Idul Fitri, dan mengajak kita semua meningkatkan ukhuwah islamiyah antar sesama muslim dengan mensyiarkan Islam secara bersama-sama.
“Meski cuaca tidak mendukung, antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Pawai Akbar keliling ini menjadi kebersamaan kita dalam menyambut Idul Fitri, dan saya berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga,” Ujar Bupati Bireuen .sudah sebulan melaksanakan Ibadah puasa ramadhan dengan penuh kedamaian, hingga sampailah kepada malam ini yaitu malam kemenangan, malam yang fitrah yang disebut dengan malam Hari Raya Idul Fitri, malam yang ditunggu-tunggu oleh seluruh kaum muslimin.
Suasanan di Kabupaten Bireuen, mulai dari selepas shalat magrib, semua bersama-sama mengumandang takbir, tahlil dan tahmid mengagungkan kebesaran Allah SWT, baik di mushalla maupun di Masjid-masjid.
“Mari kita rayakan Idul Fitri ini dengan penuh kesederhanaan serta tidak mengurangi nilai Islami di Idul Fitri itu sendiri,” Sebutnya.
Selain itu Bupati berharap hindari kegiatan yang mengganggu kenyamanan dan keamanan seperti membakar petasan, menggunakan kenderaan ugal ugalan du jalan raya, pesta miras dan narkoba
Demi kemaslahatan bersama untyk meeujudkan Bireuen sebsgai kora santri ysng berperadabsn syarisr Islam menjadi kota yang ” Thayyibatun wa Rabbun ghafur demi Bireuen yang islami
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Dr. H. Jufliwan, SH, MM, dalam keterangannya kepada wartawan menjelaskan, Pawai Takbir Akbar ini dilaksanakan setelah Shalat Magrib pada malam pertama Idul Fitri Minggu malam ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, organisasi masyarakat, serta elemen lainnya
“Alhamdulillah pada tahun ini kita melaksanakan Hari Raya Idul fitri dalam keadaan aman, damai dan tentram,”
“Mari perkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat luas untuk saling memberi kontribusi”.
Demi kemaslahatan bersama dalam rangka⁶ mewujudkan Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri yang berperadaban Syariat Islam dan kota yang Thayyibatun wa rabbun ghafur. “Demi Bireuen Islami, maju dan berkelanjutan,” Ucapnya H. Mukhlis.
Bupati juga mengajak kita untuk saling menghormati dan memupuk rasa kebersamaan dan kesetiakawanan sosial serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, serta terus meng-agungkan asma Allah melalui zikir, tahmid, tasbih dan takbiran keliling”Harapnya
Keterangan Kasie dan.peribadatan rute yang ditempuh yaitu dari jembatan Desa Teupin Siron Gandapura menuju Ssmalanga dengan ratusan kenderaan roda 4 dan roda enam diikuti SKPK ,Kecamatan, Santri dan masyararakat
(IMAM)

