PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Kuras, Polres Pelalawan, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait antisipasi bencana banjir di wilayah hukumnya, Jumat, 9 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di Dusun I, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Sosialisasi dipusatkan di depan rumah salah seorang warga, Dani, dan dipimpin oleh Aipda Oky Andres, S.H., bersama personel Polsek Pangkalan Kuras. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Napuh.
Dalam sosialisasi tersebut, polisi menyampaikan informasi terkini terkait kondisi Waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar. Warga diberi penjelasan mengenai meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk yang menyebabkan kenaikan inflow atau debit air masuk, sehingga berdampak pada elevasi permukaan air waduk.
Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman terkait adanya gangguan pada salah satu unit turbin PLTA Koto Panjang yang mengakibatkan aliran keluar air waduk tidak dapat berfungsi secara maksimal.
Kondisi tersebut mendorong dilakukannya pembukaan pintu pelimpah air (spillway gate) sejak Selasa, 30 Desember 2025, yang diperkirakan berdampak pada kenaikan permukaan Sungai Napuh sekitar 20 hingga 30 sentimeter.
Polsek Pangkalan Kuras mengimbau masyarakat yang beraktivitas maupun bermukim di sepanjang aliran Sungai Napuh agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air sungai. Warga diminta untuk meningkatkan kehati-hatian serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat.
Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pangkalan Kuras dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana banjir. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.

