Berita  

Ratusan Anak TK di Kecamatan Bunut Ikuti Pawai HUT RI ke-80

PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com

Suasana ceria dan penuh warna menyemarakkan Lapangan Astaka, Kelurahan Pangkalan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Selasa pagi, 12 Agustus 2025. Ratusan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dari seluruh Kecamatan Bunut mengikuti pawai perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan tema: “Merdeka Itu Gembira, Indonesia Hebat, Aku Cinta Indonesia.”

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian pembukaan, doa, serta sambutan dari Korwil Pendidikan, Lurah Bunut, dan Camat Bunut, Eri, S.Ag, yang sekaligus melepas peserta pawai secara resmi.

Pawai ini diikuti oleh 13 TK dari berbagai kelurahan dan desa di Kecamatan Bunut, dengan total peserta mencapai lebih dari 300 anak. Mereka mengenakan pakaian adat, kostum profesi, serta atribut bernuansa merah putih yang menggambarkan semangat kemerdekaan sejak usia dini.

Rute Pawai dan Peserta
Rute pawai dimulai dari Lapangan Astaka – Jalan Lintas Bono – Simpang Bhatin Bunut Rantau – kembali ke Lapangan Astaka dengan jarak tempuh sekitar 500 meter.
Beberapa TK yang berpartisipasi antara lain:
• TK Pembina (54 siswa)
• TK Al-Bainur (41 siswa)
• TK Sari Bunda Al-Gafur (30 siswa)
• TK Lentera Bunda (40 siswa)
• Dan lainnya, termasuk TK Madinah, TK Kasih Bunda, serta TK Bina Dakwah

Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib. Kapolsek Bunut, AKP Arinal Fajri, S.H., yang diwakili oleh Aipda Pardosi, turut hadir bersama perwakilan Danramil Bunut, Serda Niki SE, Korwil Pendidikan Ruslan, S.Pd, serta Ketua MUI Kecamatan Bunut, Drs. H. Mustafa J.

Kapolsek Bunut dalam keterangannya menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme peserta dan peran aktif para guru, orang tua, serta seluruh panitia dalam menyukseskan kegiatan ini. “Semangat kemerdekaan harus ditanamkan sejak usia dini, salah satunya melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Acara pawai berakhir pukul 10.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan copy berita ini!