KAMPAR – RIAU – 1Fakta. Com
Program bantuan pembangunan renovasi sekolah sebesar 5 Juta Rupiah dan juga memberikan honor guru pengajar tiap bulan sebesar 1.7 juta tiap bulan dari Direktur Utama PT Gren Palma Jaya Riau dan Ketua DPP Elang 3 Hambalang Sekaligus Kader Partai Gerindra Pusat Pebriyan Winaldi berhasil menghadirkan kebahagiaan di wajah para siswa/i Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Jannah, Desa Pangkalan Baru , Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar Riau. Kamis, (22/01/26)
Berkat bantuan ini, siswa/i MDTA Nurul Jannah akan dapat belajar dengan lebih nyaman dan aman,
Sebelumnya kondisi tempat mereka belajar sangat memprihatinkan.
Dalam kesempatan sederhana itu Kepala Sekolah MDTA Nurul Jannah Darwis mengucapkan ” ribuan terima kasih kepada Direktur Utama PT Gren Palma Jaya Riau juga Ketua Elang 3 Hambalang Riau sekaligus Kader Partai Gerindra Pusat Pebriyan Winaldi, dengan nada sedih kami pun tidak pernah dapat bantuan seperti ini”. ucapnya.
Senada dengan itu, Direktur Utama PT Gren Palma Jaya Riau menyatakan “bahwa perusahaan akan terus aktif berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan membantu memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak agar menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman bagi generasi penerus bangsa”.
Sudah hampir 10 MDA di Kabupaten Kampar telah dibantu untuk renovasi, dan sekitar 50 guru MDA kini menerima gaji rutin. Program ini perlahan menjadi harapan baru di tengah keterbatasan perhatian terhadap pendidikan keagamaan nonformal.
Dengan suara yang sarat ketulusan, Pebriyan menyampaikan cita-cita besarnya ke depan.
“Insyaallah, ada sekitar 3.000 guru MDA di Kabupaten Kampar yang ingin kami bantu. Mohon doa masyarakat, semoga niat baik ini dimudahkan dan bisa kami jalankan secara berkelanjutan,” Tutup Pebriyan
Bagi para guru diniyah, bantuan ini adalah penguat langkah. Bagi madrasah, ia adalah napas baru. Dan bagi anak-anak Kampar, kepedulian ini menjadi cahaya kecil yang menerangi masa depan bahwa pengabdian tak selalu berjalan sendiri, dan keikhlasan tak selamanya dibiarkan sepi.

