Semarang – 1fakta.com
Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si memaparkan berbagai program pemberdayaan keluarga saat menjadi narasumber RRI di stand BKKBN RI pada acara Harganas ke-31 di Kota Semarang Jawa Tengah.
Dalam wawancara dengan RRI Pj. Bupati Bener Meriah Drs.Haili Yoga, M.Si menyampaikan, kondisi kelurahan di kabupaten Bener Meriah pada tahun 2023. “Kepala BKKBN RI Bapak Hasto Wardoyo memberikan predikat pertama keluarga paling bahagia di Indonesia dengan indeks pembangunan keluarga (iBangga) tertinggi yaitu 69.48%, yang terdiri dari indikator ketentraman, mandiri dan bahagia. Hasil indeks digunakan untuk mengklarifikasi status pembangunan keluarga melalui katagori tangguh berkembang program Bangga Kencana dan program penurunan stunting,” terangnya.
Adapun inovasinya katanya lagi, berula program Ahad berkah, penyantunan anak yatim. KUERAH (Kurban Bersama Pemerintah Daerah) dengan sasaran ibu hamil dan anak-anak stunting. BAAS (Bapak Anak Stunting). ALIBAT( Anak Lahir Bidan Beri Akta plus BPJS dan Kartu Identitas Anak). PENTAS PISAN (Pendamping Secara Tuntas Terhadap Sasaran) berupa inovasi untuk pengantin, yang pertama setiap pengantin mendapat sertifikat ELSIMIL(Elektronik Siap Nikah Siap Hamil) dari Dinas P3AKB. Pendampingan untuk calon pengantin dan melakukan skerining untuk mendeteksi penyakit bagi catin berupa pengukuran indeks masa tubuh, kadar HB, Lila perilaku merokok dan terpapar asap rokok). Sertifikat. Kedua. Sertifikat bimbingan perkawinan dari Kementerian Agama. Ketiga, identitas kependudukan berupa KTP. Ke empat, identitas KK dengan status sudah menikah. Kelima, buku nikah, keenam, BPJS.
Terkait program ketahan pangan Pemkab Bener Meriah memiliki program Mampate ( Memanfaatkan pekarangan rumah dengan pangan lestari) dalam upaya percepatan penurunan stunting. Terkait penurunan stunting, Pemkab Bener Meriah kata Haili Yoga selama ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang stunting dengan melibatkan lintas sektor dan berkolaborasi dengan organisasi pemerintah seperti PKK, Organisasi Wanita, Dharmawanita, institusi pendidikan dan pihak -pihak lain yang peduli terhadap stunting. Langkah-langkah yang dilakukan memantau kegiatan posyandu, memantau pemberian makan tambahan pada bayi dan balita, memantau tumbuh kembang anak dengan kartu KKA.
Banyak hal program-program dan inovasi yang disampaikan Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga ketika diwawancarai oleh RRI saat itu. Di penghujung wawancara dengan RRI Drs. Haili Yoga, M.Si mengucapkan selamat Hari Keluarga Nasional ke-31 tahun 2024, mari jadikan momen ini untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia emas dan bebas stunting,” demikian diucapkan Pj. Bupati Bener Meriah.

