PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah melalui pendampingan kegiatan penanaman jagung pipil di Desa Tanjung Beringin.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 30 Juli 2025, sekitar pukul 14.30 WIB, di lahan milik seorang warga bernama Madi, yang berada di RT 001/RW 001 Dusun I, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Pangkalan Kuras. Penanaman dilakukan di atas lahan seluas sekitar satu hektare dan merupakan bagian dari realisasi program ketahanan pangan dua hektare per desa.
Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Beringin, Aipda Jhos Donny Ritonga, hadir langsung dalam kegiatan ini bersama perangkat desa setempat, termasuk Sekretaris Desa Rudi dan Kepala Dusun I, Ipat.
Kegiatan diawali dengan pembelian bibit jagung dan pupuk dari toko pertanian. Bibit yang digunakan adalah jenis hibrida dengan merek BISI dan IB, sementara jenis pupuk yang diterapkan adalah Dolomit. Penanaman dilakukan secara manual oleh warga dan disaksikan oleh perangkat desa serta Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Pangkalan Kuras, AKP Rinaldi Parlindungan, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan pihak kepolisian dalam program ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat desa.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan pembangunan, salah satunya mendukung ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan menjadi bagian dari pengawasan sekaligus motivasi bagi masyarakat,” kata Rinaldi, Kamis, 31 Juli 2025.
Menurut Rinaldi, penanaman jagung pipil tersebut berjalan lancar tanpa kendala, dan kegiatan berakhir pada pukul 15.10 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan pokok secara lokal, dengan target minimal dua hektare per desa yang ditanami komoditas unggulan seperti jagung, padi, atau hortikultura.
Polsek Pangkalan Kuras menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan program ini di desa-desa lain di wilayah hukumnya, guna memastikan tujuan ketahanan pangan dapat tercapai secara merata.

