Pidie Jaya – 1fakta.com
Pasca bencana alam banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, semangat kepedulian dan gotong royong masyarakat kembali tumbuh sebagai cahaya harapan di tengah kesulitan.
Salah satunya tampak di Masjid Madinah Tgk. Japakeh, yang berada di Kemukiman kota Baroh, Kampung Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya Aceh.
Masjid Madinah yang dikenal dengan warna kontras hijau dan krem berpadu kuning, berdiri anggun di tengah hamparan sawah. Namun pasca banjir bandang, hamparan hijau itu berubah menjadi genangan lumpur, bahkan halaman masjid pun tak luput dari endapan material banjir.
Di tengah kondisi tersebut, relawan dari masyarakat Kampung Dayah Nyong, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, dengan penuh keikhlasan turun tangan membersihkan halaman masjid. Tanpa pamrih, mereka bahu-membahu mengangkat lumpur, membersihkan sisa-sisa banjir, demi mengembalikan kesucian rumah ibadah umat Islam.
Pak Fahmi selaku kepala desa Dayah Nyong, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
“Pembersihan dilakukan di sekeliling halaman masjid dengan melibatkan tokoh kampung, pemuda, serta masyarakat. Ini murni panggilan hati untuk membantu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh ketua tim relawan Muhammad Jamil yang akrab disapa om min, ia mengatakan timnya bergerak dengan keikhlasan hati untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa bencana banjir, dengan harapan nantinya mesjid ini dapat difungsikan kembali sebagaimana biasanya, “melihat kondisi saat ini mulai tampak bersih membuat hati kita menjadi tenang” Tambah om min
Sementara itu, Ketua Pemuda sekaligus Wakil Ketua Remaja Masjid Madinah, Kamaluddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh relawan.
“Kami sangat bersyukur atas kepedulian saudara-saudara relawan. Semoga setiap langkah dan tenaga yang dicurahkan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ucapnya penuh haru.
Aksi kemanusiaan dan kebersamaan ini turut terekam melalui video drone Joe Sastra, seorang konten kreator asal Aceh yang kebetulan sedang mengunjungi Masjid Madinah Japakeh. Joe mengaku sangat khawatir melihat kondisi masjid pasca banjir, mengingat sebelumnya ia pernah mengabadikan masjid tersebut dari udara saat event MTQ Kabupaten Pidie Jaya.
“Masjid ini adalah salah satu masjid yang paling membuat saya kagum. Melihatnya terdampak banjir tentu membuat hati tergerak,” ungkap Joe Sastra.
Konten kreator yang aktif menunggah karyanya melalui akun media sosial tiktoknya @joe_sastra.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti bahwa di tengah musibah, nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kepedulian sosial tetap hidup di tengah masyarakat Aceh. Dari lumpur bencana, tumbuh kembali harapan, iman, dan semangat saling menolong sebagai wujud nyata ukhuwah dan kemanusiaan.

