Tapanuli Utara – 1fakta.com
Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Demokrat, Sabam Sinaga, menggelar kegiatan Open House bersama insan pers Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Rumah Aspirasi, Kecamatan Siborongborong, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum dialog terbuka antara wakil rakyat dan insan pers guna mendengar serta menyerap berbagai aspirasi strategis, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan di Tapanuli Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Sabam Sinaga memaparkan hasil kunjungan kerja dan kegiatan resesnya di Daerah Pemilihan (Dapil) IX sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan mutu dan pemerataan akses pendidikan, terutama bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
“Pendidikan adalah kunci utama memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, negara harus benar-benar hadir memastikan seluruh anak bangsa, termasuk di daerah, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkeadilan,” ujar Sabam Sinaga.
Salah satu capaian konkret yang disampaikan adalah keberhasilan pengajuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi sekitar 15 ribu peserta didik, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK di Kabupaten Tapanuli Utara pada Tahun Anggaran 2025.
“Pengajuan PIP ini merupakan bentuk keberpihakan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Harapannya, tidak ada lagi siswa yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi,” tegasnya.
Pada sesi dialog, insan pers Taput menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan, di antaranya evaluasi pelaksanaan proyek revitalisasi satuan pendidikan Tahun Anggaran 2025, kejelasan kriteria penerima Program Indonesia Pintar (PIP), serta berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi dunia pendidikan di Tapanuli Utara.
Perwakilan insan pers Taput menilai forum dialog tersebut sebagai ruang komunikasi yang positif dan terbuka.
“Kami berharap aspirasi yang kami sampaikan, khususnya terkait transparansi program pendidikan dan pengawasan proyek revitalisasi sekolah, benar-benar ditindaklanjuti di tingkat pusat,” ujar salah seorang jurnalis Taput.
Selain itu, insan pers juga mendorong agar isu pendidikan tinggi, termasuk keberlanjutan Universitas Tapanuli Raya (UNTARA), kembali mendapat perhatian serius.
“Perguruan tinggi daerah juga perlu diperjuangkan agar tidak tertinggal. UNTARA memiliki nilai strategis bagi pengembangan sumber daya manusia di kawasan Tapanuli,” tambahnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sabam Sinaga—yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat—menegaskan kesiapannya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan.
“Apa yang disampaikan teman-teman pers hari ini menjadi catatan penting bagi saya. Aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan di DPR RI sesuai dengan tugas dan fungsi Komisi X,” kata Sabam.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai mitra kritis dalam menyampaikan suara publik secara objektif dan konstruktif.
“Pers adalah pilar demokrasi. Kritik dan masukan dari insan pers justru menjadi penguat bagi kami dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi,” pungkasnya.
Kegiatan Open House ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara wakil rakyat dan insan pers dalam mendorong kemajuan serta pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara.
(1F/L.Tamp)

