Bersama PGE, Puskesmas Syamtalira Aron Fasilitasi Khitanan Gratis bagi 70 Anak

Aceh Utara – 1fakta.com

Di halaman Puskesmas Syamtalira Aron, Rabu pagi (25/02/2026), kursi-kursi plastik berderet menghadap meja registrasi. Anak-anak mengenakan sarung dan peci duduk berdampingan dengan orangtua mereka. Sebagian tampak tegang, sebagian lain berusaha mencairkan suasana dengan gurau kecil.

Bersama tenaga kesehatan puskesmas setempat, PT Pema Global Energi (PGE) menggelar khitanan massal bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu di Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara. Sebanyak 70 anak dari 34 desa tercatat mengikuti kegiatan tersebut.

Sejak pagi, petugas kesehatan memanggil nama peserta satu per satu. Perawat dan tenaga medis memastikan prosedur berjalan sesuai standar pelayanan. Di ruang tindakan, suasana dibuat senyaman mungkin. Seorang perawat tampak menenangkan bocah yang menggenggam erat tangan ayahnya. Di luar ruangan, para orangtua menunggu dengan wajah cemas bercampur harap.

Kepala Puskesmas Syamtalira Aron, Ners Marwinda, S.Kep., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia mengatakan kegiatan itu membantu meringankan beban keluarga yang selama ini menunda khitan karena keterbatasan biaya.

“Kami berterima kasih kepada manajemen PGE atas kepercayaan dan kerja samanya. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat kami. Semoga sinergi seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Humas PGE, Jailani, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah operasional. Menurut dia, kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat menjadi langkah penting agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara langsung dan tepat sasaran.

“Kami ingin hadir bersama masyarakat, bekerja sama dengan puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan,” katanya.

Bagi warga Syamtalira Aron, kegiatan itu bukan sekadar agenda seremonial. Di balik angka 70 peserta dan 34 desa, tersimpan cerita tentang keluarga yang merasa terbantu serta anak-anak yang pulang dengan langkah sedikit lebih hati-hati, namun dengan senyum lega setelah proses yang mereka lewati.

(Johan)