Denpasar — 1fakta.com | Dalam upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang Hari Raya Keagamaan, Kodim 1611/Badung melaksanakan patroli gabungan pengawasan penggunaan sound system di wilayah Denpasar Barat pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan patroli dimulai dari Kantor Camat Denpasar Barat yang dijadikan sebagai titik kumpul pada pukul 09.00 WITA. Patroli ini melibatkan unsur TNI, Polri, serta instansi terkait sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Danramil 1611-07/Denpasar Barat. Sementara dari pihak kepolisian, Kapolresta Denpasar diwakili oleh Kapolsek Denpasar Barat.
Patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna memastikan penggunaan sound system oleh masyarakat tetap sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan gangguan ketertiban umum, terutama menjelang rangkaian perayaan hari besar keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Cke. I Made Oka Widianta Danramil 1611-07/Denpasar Barat menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, termasuk dalam penggunaan sound system agar tidak berlebihan serta tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar.
Selain itu, ia juga menegaskan secara khusus bahwa dalam kegiatan pawai ogoh-ogoh masyarakat tidak diperkenankan menggunakan sound system. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban, mencegah potensi gangguan keamanan, serta tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Bali.
Danramil juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama serta saling menghormati dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga suasana yang harmonis, saling menghargai, serta tidak melakukan hal-hal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga seluruh rangkaian perayaan hari raya dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Kegiatan patroli gabungan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kehadiran aparat di lapangan juga mendapat respon positif dari masyarakat sebagai wujud upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Denpasar Barat menjelang Hari Raya Keagamaan.
(CynTha)

