Sipoholon – 1fakta.com
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mendorong para peserta pelatihan furnitur di Balai Latihan Kerja Silangkitang untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu tumbuh menjadi wirausaha mandiri yang menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan pelatihan Program Cabinet Making atau pembuatan furnitur yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Kecamatan Sipoholon, Senin (22/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama 40 hari sejak 25 Mei 2026 tersebut diikuti oleh 16 peserta asal Kabupaten Tapanuli Utara. Program ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan teknis di bidang pembuatan furnitur sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keterampilan merupakan aset penting yang dapat menjadi modal untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Jangan hanya bercita-cita menjadi pekerja. Jadilah pengusaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan jadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para peserta, Bupati memberikan pesanan kerja perdana kepada kelompok pelatihan furnitur. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa hasil pelatihan harus mampu diterapkan dalam dunia usaha dan menghasilkan nilai ekonomi bagi para peserta.
Order perdana itu diharapkan menjadi pengalaman awal yang berharga dalam mengembangkan usaha furnitur secara mandiri. Selain mengasah kemampuan produksi, peserta juga memperoleh kesempatan untuk merasakan langsung proses kerja profesional serta mendapatkan penghasilan dari keterampilan yang dimiliki.
Menurut Bupati, sektor furnitur memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan pasar terus meningkat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, perkantoran, lembaga pendidikan maupun instansi pemerintahan. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mampu melihat peluang tersebut sebagai kesempatan untuk membangun usaha yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, lanjutnya, akan terus mendukung program pelatihan berbasis kompetensi yang berorientasi pada penciptaan tenaga kerja terampil dan lahirnya pelaku usaha baru. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Melalui pelatihan Cabinet Making ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap lahir generasi muda yang kreatif, produktif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui usaha-usaha furnitur yang berdaya saing.
“Pelatihan ini harus melahirkan karya, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” tegas Bupati.
(1F/Mukhtar.S)

