Tapanuli Utara – 1fakta.com
Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Desa Sitabotabo, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (24/06/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, mengungkap dugaan pengiriman narkotika jenis ganja dalam jumlah besar dari Aceh menuju Medan.
Peristiwa bermula saat satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BL 1506 HC menabrak sebuah truk yang sedang terparkir di pinggir jalan. Akibat benturan keras tersebut, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan menarik perhatian warga sekitar.
Mendapat laporan kejadian, personel Unit Lalu Lintas segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan kecelakaan. Namun, saat memeriksa isi kendaraan, petugas menemukan puluhan kilogram narkotika jenis ganja yang telah dikemas rapi dan diduga siap diedarkan.
Mengetahui temuan tersebut, petugas lalu lintas langsung berkoordinasi dengan Polsek Siborongborong dan Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara untuk mengamankan barang bukti beserta dua orang yang berada di dalam kendaraan. Kedua terduga masing-masing seorang pria dan seorang wanita yang diketahui berasal dari Aceh.
Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, SH., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu W. Baringbing membenarkan adanya penemuan narkotika tersebut.
“Sementara para terduga kurir belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis akibat kecelakaan yang dialami. Saat ini keduanya masih berada di Rumah Sakit Tarutung untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan kesehatan,” ujar Aiptu W. Baringbing.
Menurutnya, barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai sekitar 50 kilogram ganja. Narkotika tersebut diduga dibawa dari Aceh dan rencananya akan diedarkan ke wilayah Medan.
Kasus ini kini ditangani Satres Narkoba Polres Tapanuli Utara untuk pengembangan lebih lanjut. Polisi masih mendalami jaringan peredaran narkotika yang diduga terkait dengan pengiriman ganja lintas provinsi tersebut.
Penemuan puluhan kilogram ganja dari sebuah kendaraan yang mengalami kecelakaan ini menjadi pengungkapan besar bagi aparat kepolisian di wilayah Tapanuli Utara, sekaligus menunjukkan bahwa jalur lintas Sumatera masih menjadi perhatian dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.
(1F/Mukhtar.S)

