TARUTUNG – 1Fakta.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus mendorong kepedulian sosial di tengah masyarakat. Hal itu tercermin dalam kehadiran Pemkab Taput pada kegiatan Bersholawat Bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Syuhada Tarutung, Minggu (6/9/2026).
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran, S.Si., M.Si. diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Satya Dharma Nababan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Selain bersholawat dan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim.
Santunan tersebut menjadi bagian penting dari pesan sosial peringatan Maulid Nabi, bahwa nilai-nilai keagamaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Mewakili Pemkab Taput, Satya Dharma Nababan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk kembali memperkuat keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi, persaudaraan, toleransi dan kepedulian sosial.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Satya Dharma Nababan.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyampaikan bahwa puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dijadwalkan pada 20 September 2026. Panitia berharap Bupati Tapanuli Utara dapat berkenan hadir dalam agenda puncak tersebut.
Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan dan sosial seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan menjaga harmoni sosial, toleransi, kepedulian, dan persatuan masyarakat.
Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen terus mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan warga serta memperkuat suasana Kabupaten Tapanuli Utara yang harmonis, saling menghargai dan menjunjung tinggi kebersamaan.
Kalau ingin lebih “menggigit” untuk gaya media online, judulnya bisa dibuat: “Maulid Nabi di Masjid Syuhada Tarutung, Pemkab Taput Dorong Kerukunan dan Kepedulian Sosial”.
(1F/Mukhtar.S)


