Konsolidasi Digelar, HKTI Bener Meriah Siap Kembali Perjuangkan Aspirasi Petani

BENER MERIAH – 1fakta.com

Setelah mengalami kevakuman selama beberapa tahun, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bener Meriah kembali melakukan konsolidasi organisasi untuk membentuk kepengurusan baru.

Konsolidasi tersebut berlangsung di Ruang Pendopo Wakil Bupati Bener Meriah, Jumat (11/9/2026), sebagai langkah awal untuk menghidupkan kembali roda organisasi yang selama ini belum berjalan secara maksimal.

Pertemuan tersebut melahirkan susunan kepengurusan DPC HKTI Bener Meriah yang selanjutnya akan diajukan kepada pengurus HKTI tingkat Provinsi Aceh untuk mendapatkan pengesahan melalui Surat Keputusan (SK).

Dalam struktur yang disusun, Ir. H. Armia dipercaya sebagai calon Ketua DPC HKTI Kabupaten Bener Meriah, didampingi Sucipto, SH sebagai Sekretaris dan Abdul Rahman sebagai Bendahara.

Sementara itu, jajaran Dewan Penasihat diisi oleh sejumlah unsur pimpinan daerah. Bupati Bener Meriah ditetapkan sebagai Ketua Dewan Penasihat, Kapolres Bener Meriah sebagai Wakil Ketua, Kajari Bener Meriah sebagai Sekretaris, serta Dandim 0109 Bener Meriah sebagai Wakil Sekretaris.

Adapun anggota Dewan Penasihat terdiri dari Ketua DPRK Bener Meriah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Bener Meriah, serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah.

Dalam arahannya, Ir. H. Armia, yang dipercaya sebagai calon Ketua DPC HKTI Bener Meriah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota HKTI yang telah hadir maupun yang belum berkesempatan mengikuti konsolidasi tersebut.

Menurutnya, pembentukan kembali kepengurusan HKTI bukan sekadar menghidupkan organisasi yang sempat vakum, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan HKTI sebagai wadah yang mampu menyuarakan kepentingan dan kebutuhan para petani.

Armia menegaskan komitmennya untuk membawa HKTI Bener Meriah ke arah yang lebih baik serta menjadikan organisasi tersebut lebih aktif dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

Ia berharap HKTI ke depan tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani, dengan ikut mendorong peningkatan kesejahteraan, produktivitas, pengembangan usaha tani, serta penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

“HKTI Bener Meriah harus kita bangkitkan kembali. Organisasi ini harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan petani,” demikian semangat yang disampaikan dalam konsolidasi tersebut.

Ia juga mengajak seluruh unsur kepengurusan dan anggota HKTI untuk membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi serta mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kepentingan petani dan kemajuan pertanian Kabupaten Bener Meriah.

Sementara itu, Anwar, yang masuk dalam calon jajaran Dewan Penasihat HKTI Bener Meriah sekaligus anggota DPRK Bener Meriah dari Fraksi Partai Gerindra, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan kepengurusan baru tersebut.

Menurut Anwar, keberadaan HKTI sangat penting dalam memperkuat posisi petani sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat tani dengan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ia berharap kepengurusan baru HKTI Bener Meriah dapat menjalankan organisasi secara aktif dan mampu menghasilkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan petani.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, HKTI Bener Meriah diharapkan tidak lagi sekadar menjadi nama organisasi, tetapi kembali hadir sebagai kekuatan yang mampu menghimpun aspirasi petani, memperjuangkan kepentingan sektor pertanian, serta ikut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Bener Meriah.

  • Kebangkitan HKTI tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Bener Meriah.(#)