Blog  

Mantan Pengawas BUMD DKI Buka Suara, Zainal Abidin Dinilai Punya Kapasitas Benahi PDAM Langsa

Langsa – 1fakta.com

Proses pemilihan luas dari berbagai kalangan. Di tengah tuntutan perbaikan pelayanan air bersih, publik berharap sosok yang nantinya dipercaya memimpin perusahaan daerah tersebut benar-benar memiliki kapasitas, pengalaman, serta kemampuan menyelesaikan persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.

Sorotan terhadap kriteria calon Dirut PDAM semakin menguat setelah sejumlah tokoh yang memahami sektor air minum menyampaikan pandangannya. Salah satunya datang dari H. Darwis M. Adji, SH, M.Si., mantan Dewan Pengawas BUMD DKI Jakarta yang membidangi Perumda PAL Jaya serta pengelolaan air limbah dan air bersih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam wawancara dengan media melalui sambungan telepon, Jumat (18/09/2026), H. Darwis M. Adji turut memberikan dukungan kepada Zainal Abidin, M.Si., sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan perusahaan air minum.

Menurutnya, pengelolaan PDAM bukan hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga pemahaman teknis, manajemen pelayanan, hingga strategi pengembangan perusahaan. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menyangkut langsung kualitas hidup warga.

Dukungan terhadap Zainal Abidin muncul karena rekam jejaknya yang telah puluhan tahun berada di lingkungan PDAM DKI Jakarta. Kariernya yang dimulai dari bidang teknis hingga posisi manajerial menjadi salah satu aspek yang dinilai relevan dengan kebutuhan PDAM Tirta Keumuneng Kota Langsa.

Di sisi lain, kondisi pelayanan PDAM yang masih menjadi perhatian masyarakat membuat proses pemilihan Dirut menjadi momentum penting. Persoalan distribusi air, kualitas air, msh bnyk pelanggan yg mengeluh, peningkatan tata kelola perusahaan menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan pemimpin dengan pengalaman dan kemampuan manajerial.

Sejumlah pihak menilai, jabatan Dirut PDAM tidak boleh hanya dipandang sebagai posisi strategis secara struktural, tetapi harus diisi oleh figur yang mampu bekerja secara profesional dan memiliki visi memperbaiki pelayanan publik.

H. Darwis M. Adji menekankan bahwa pemimpin perusahaan air minum harus memahami persoalan secara menyeluruh, baik dari aspek teknis d lapangan,al pipa pnyaluran air, yg sering mampet, hrs ada perawatan brkala.

“Pengelolaan air minum membutuhkan pemimpin yang memahami persoalan dari sisi teknis maupun manajemen, karena pelayanan air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Kini perhatian publik tertuju pada proses seleksi Dirut PDAM Tirta Keumuneng. Masyarakat menunggu agar proses tersebut berjalan secara transparan dan objektif, sehingga figur yang terpilih nantinya benar-benar mampu membawa perubahan dan menjawab tantangan pelayanan air bersih di Kota Langsa. Buat judul yang mantap(msk,Ita)