Perempuan Bangsa PKB Resmi Berdiri di Langsa, Suhaida M Yacob Siapkan Barisan Perempuan

Langsa – 1fakta.com

Peta organisasi politik perempuan di Kota Langsa mulai memasuki babak baru. DPC Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Langsa resmi terbentuk, dengan Suhaida M Yacob dipercaya sebagai ketua.

Suhaida akan didampingi Arsianti sebagai sekretaris dan Nuraima sebagai bendahara. Saat ini, jajaran pengurus tengah melakukan pematangan struktur sebagai langkah awal memperkuat organisasi dan konsolidasi kader perempuan di Kota Langsa.

Pembentukan Perempuan Bangsa menjadi bagian dari upaya PKB memperluas ruang partisipasi perempuan dalam kehidupan politik dan sosial. Kehadiran organisasi ini juga menjadi momentum untuk mendorong lebih banyak perempuan mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan daerah.

Bukan Sekadar Pelengkap Politik
Perempuan Bangsa merupakan salah satu badan otonom (banom) PKB yang menjadi wadah perjuangan dan pemberdayaan kaum perempuan.

Kehadirannya membawa pesan bahwa perempuan tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai pelengkap dalam dinamika politik. Perempuan memiliki ruang untuk membangun gagasan, memperjuangkan aspirasi, mengorganisasi masyarakat dan mengambil bagian dalam proses pengambilan kebijakan.

Di tingkat nasional maupun daerah, kader perempuan yang berkiprah melalui PKB telah mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota hingga kepala daerah.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa ruang politik bagi perempuan terus berkembang dan membutuhkan kader-kader yang memiliki kapasitas, integritas serta kemampuan membaca persoalan masyarakat.

Suhaida Siapkan Struktur
Di Kota Langsa, langkah awal kini diarahkan pada pematangan struktur DPC Perempuan Bangsa. Struktur organisasi yang kuat menjadi fondasi penting sebelum organisasi menjalankan berbagai agenda dan program di tengah masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Suhaida M Yacob, Perempuan Bangsa PKB Kota Langsa diharapkan mampu membangun konsolidasi yang terukur sekaligus membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk bergabung dan berkontribusi.

Tidak hanya dalam urusan politik, organisasi ini juga memiliki ruang perjuangan yang luas, termasuk pemberdayaan perempuan, sosial, ekonomi, pendidikan dan pembangunan masyarakat.
Perempuan Bangsa menempatkan perjuangannya dalam bingkai nilai-nilai rahmatan lil’alamin, dengan orientasi pada kemaslahatan dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Menunggu Gerakan Nyata
Terbentuknya kepengurusan baru tentu bukan akhir dari sebuah proses. Justru, pekerjaan berikutnya adalah membuktikan sejauh mana organisasi tersebut mampu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pematangan struktur menjadi tahap penting untuk memastikan organisasi memiliki pembagian tugas yang jelas, jaringan yang kuat serta kader yang siap bergerak.
Bagi Perempuan Bangsa PKB Kota Langsa, momentum pembentukan ini sekaligus menjadi tantangan untuk mengubah keberadaan organisasi dari sekadar struktur administratif menjadi kekuatan perempuan yang aktif menyuarakan aspirasi dan ikut menjawab persoalan masyarakat.
Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, perhatian kini tertuju pada langkah berikutnya: seberapa kuat Perempuan Bangsa mampu membangun konsolidasi, melahirkan kader perempuan potensial dan menghadirkan gerakan yang benar-benar dirasakan masyarakat perempuan di Kota Langsa pun mulai dibangun dari sini.(Mak,Ita)