Berita  

Jalan Salib Kasih–Simanampang Direkonstruksi, Taput Perkuat Konektivitas dan Potensi Wisata

Tapanuli Utara – 1fakta.com

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui rekonstruksi Jalan Salib Kasih–Simanampang di Kecamatan Siatas Barita. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta mendukung pengembangan destinasi wisata unggulan Salib Kasih.

Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai kebutuhan di lapangan, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTRHub), Dalan Simanjuntak, meninjau langsung pekerjaan rekonstruksi tersebut pada Jumat (16/10/2026).

Jalan ini memiliki peran strategis sebagai penghubung kawasan wisata Salib Kasih dengan sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan, hingga Garoga. Sebelum direkonstruksi, kondisi jalan yang relatif sempit dan memiliki banyak tikungan menjadi tantangan bagi kelancaran transportasi masyarakat.

Melalui peningkatan jalan tersebut, pemerintah daerah berharap akses perjalanan semakin lancar, waktu tempuh lebih efisien, serta pengangkutan hasil pertanian dari wilayah sekitar dapat berjalan lebih baik. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dan membuka peluang pengembangan potensi lokal.

Rekonstruksi ini dilaksanakan melalui APBD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2026 dengan sumber pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang jalan.

Pembangunan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung revitalisasi kawasan wisata Salib Kasih yang direncanakan berlangsung secara bertahap mulai 2027.

Peningkatan akses jalan dan penataan kawasan diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

Ke depan, manfaat pembangunan ini akan sangat ditentukan oleh kualitas konstruksi, ketepatan pelaksanaan pekerjaan, serta pemeliharaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian, pariwisata, dan perekonomian masyarakat Tapanuli Utara.

(1F/Mukhtar.S)