Aceh Timur – 1fakta.com
Camat Pante Bidari, Darkasyi, S.E., bersama Keuchik Gampong Blang Seunong, Dedek Mulyono, meninjau langsung kondisi rumah hunian sementara (huntara) yang mengalami kerusakan akibat angin kencang, Sabtu (6/7/2026).
Bencana angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pante Bidari tersebut mengakibatkan sejumlah huntara yang dibangun pascabanjir besar akhir tahun 2025 mengalami kerusakan cukup parah. Huntara terdampak tersebar di Gampong Blang Seunong dan Gampong Si Judo.
Dalam peninjauan itu, Camat Darkasyi melihat secara langsung kondisi bangunan yang rusak, mulai dari atap yang terlepas, dinding yang roboh, hingga rangka bangunan yang tidak lagi kokoh akibat terpaan angin.
Selain meninjau fisik bangunan, ia juga berdialog dengan warga penghuni huntara guna mendengar langsung keluhan dan kebutuhan mendesak yang dihadapi masyarakat.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerusakan huntara ini. Harapannya, bantuan dan perbaikan bisa segera direalisasikan,” ujar Darkasyi.
Ia menegaskan pentingnya percepatan penanganan agar warga terdampak dapat kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman, mengingat sebagian besar penghuni masih bergantung pada fasilitas huntara sejak bencana banjir sebelumnya.
Sementara itu, Keuchik Gampong Blang Seunong, Dedek Mulyono, berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, huntara yang ada masih menjadi tempat tinggal utama bagi warga yang belum memiliki hunian permanen.
“Kami sangat berharap adanya bantuan segera, karena kondisi huntara saat ini sudah tidak layak dan membahayakan jika cuaca ekstrem kembali terjadi,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama di tengah kondisi bangunan yang belum sepenuhnya aman.
Pemerintah setempat kini diharapkan dapat segera mengambil langkah cepat guna memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak bencana.

