Dari Pena Ke Aksi: SPRI Taput Turun Langsung Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Dan Anak Panti

Tapanuli Utara – 1fakta.com

Kepedulian insan pers kembali diwujudkan dalam aksi nyata. Wartawan yang tergabung dalam Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kabupaten Tapanuli Utara turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran serta anak-anak panti asuhan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh Ketua SPRI Taput, Lambot Silaban, didampingi Penasehat Frish H. Silaban, serta turut mendapat perhatian dari pemerhati sosial, Tongam Manalu, SH.

Di lokasi kebakaran, puing-puing bangunan yang hangus masih menyisakan duka mendalam. Para korban tampak berupaya bangkit dari kehilangan yang mereka alami. Dalam kondisi tersebut, rombongan SPRI Taput hadir menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan harian.

Ketua SPRI Taput, Lambot Silaban, menegaskan bahwa insan pers tidak boleh hanya hadir sebagai penyampai informasi.

“Pers tidak cukup hanya menulis dan memberitakan. Kita harus hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab moral kita,” ujarnya.

Penasehat SPRI, Frish H. Silaban, juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan sosial.
“Kepedulian adalah hal mendasar. Ketika ada saudara kita yang tertimpa musibah, sudah sepatutnya kita hadir membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerhati sosial Tongam Manalu, SH mengapresiasi langkah yang dilakukan SPRI Taput. Menurutnya, aksi tersebut menjadi contoh nyata bahwa insan pers memiliki peran strategis tidak hanya dalam penyampaian informasi, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial.

“Langkah ini patut diapresiasi. Pers menunjukkan bahwa mereka tidak hanya kritis dalam pemberitaan, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Setelah dari lokasi kebakaran, rombongan melanjutkan kegiatan ke panti asuhan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh anak-anak, menghadirkan suasana penuh kebersamaan dan kehangatan.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga dukungan moril yang menjadi penyemangat bagi anak-anak panti.
Para korban kebakaran pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Aksi ini menjadi bukti bahwa di balik profesi jurnalis, ada kepedulian yang nyata. SPRI Taput menunjukkan bahwa pers tidak hanya hadir melalui tulisan, tetapi juga melalui tindakan kemanusiaan.

Diharapkan, langkah seperti ini terus berlanjut dan mampu menginspirasi berbagai pihak untuk ikut menumbuhkan solidaritas di tengah masyarakat.

(1F/L.Tamp)

Jangan copy berita ini!