Blog  

Halalbihalal KMS Jadi Momentum Penguatan Persaudaraan dan Sinergi Warga Sinjai

Makassar,1fakta.com – Kerukunan Masyarakat Sinjai (KMS) menggelar halal bihalal bertema “Merajut Silaturahmi, Merawat Persaudaraan” di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini mempertemukan warga Sinjai lintas generasi yang bermukim di Makassar.

Bupati Sinjai Ratnawati Arif dalam sambutannya, menyoroti kuatnya peran warga Sinjai di perantauan, khususnya di Makassar. Ia menyebut warga Sinjai yang ada diperantauan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Orang Sinjai di Makassar ini hampir ada di semua wilayah. Mereka bukan hanya menjaga identitas, tapi juga berkontribusi sebagai warga kota,” ujar Ratnawati.

Menurutnya, keberagaman latar belakang warga Sinjai, termasuk yang telah berkeluarga lintas daerah seperti Takalar, Bulukumba, Jeneponto hingga Maros, justru memperkuat ikatan persaudaraan.

“Walaupun sudah berbaur dengan berbagai daerah, identitas Sinjai tetap menjadi perekat. Bahkan Makassar sebagai kota perantauan menjadi ruang yang mempersatukan,” katanya.

Ratnawati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Sinjai yang dinilai menunjukkan tren positif. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia (IPM) berada di angka yang menggembirakan.

“Ini bukan kerja bupati semata, tapi hasil kerja bersama. Pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan untuk mencapai target pembangunan,” tegasnya.

Untuk dibidang infrastruktur kata Bupati, Pemkab Sinjai juga disebut terus mendorong konektivitas antarwilayah. Kini, akses jalan tidak lagi bergantung pada satu jalur utama.

“Dulu Sinjai hanya punya Jalan Persatuan Raya. Sekarang sudah ada konektivitas ke Bone, Bulukumba hingga Bantaeng. Bahkan kita sudah memiliki jalan nasional baru,” jelasnya.

Selain itu, sejumlah program dari pemerintah pusat juga mulai dirasakan di Sinjai, seperti pembangunan kampung nelayan dan sekolah rakyat.

“Program pusat sudah masuk ke Sinjai. Ini peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh warga Sinjai, termasuk yang berada di perantauan, untuk terus berkontribusi dan menjaga hubungan dengan daerah asal.

“Kami butuh dukungan semua pihak. Di mana pun berada, orang Sinjai harus tetap ingat kampung halaman,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KMS Syahrir Cakkari mengatakan halal bihalal ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas warga Sinjai di Makassar.

“Ini ajang mempertemukan seluruh elemen, dari tokoh hingga generasi muda. Kita ingin menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Syahrir juga menegaskan KMS ke depan akan lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk pengiriman dai ke wilayah pelosok Sinjai.

“Kami ingin hadir tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tapi juga program nyata di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan perubahan nama organisasi dari Himpunan Masyarakat Sinjai (HIMAS) menjadi Kerukunan Masyarakat Sinjai (KMS) sebagai bagian dari proses legalitas.

“Perubahan ini untuk memenuhi syarat administrasi. Sekarang KMS sudah resmi berbadan hukum,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Halal bihalal ini diharapkan semakin memperkuat solidaritas warga Sinjai di perantauan sekaligus mendukung pembangunan daerah.(Iar)

Jangan copy berita ini!