Daerah  

Keamanan SDN 112 Metatu Disorot, Usulan Pagar Belum Terealisasi

1Fakta.com 

Gresik, — Aspek keamanan di SDN 112 Metatu, Kabupaten Gresik, menjadi sorotan setelah adanya kejadian masuknya pihak luar ke dalam lingkungan sekolah.

Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak terkait, keamanan dan kenyamanan peserta didik selama berada di lingkungan sekolah. Minimnya pembatas fisik seperti pagar dinilai menjadi salah satu faktor yang memungkinkan akses keluar-masuk tanpa pengawasan optimal.

Salah satu perwakilan masyarakat sekaligus ketua lembaga menyampaikan bahwa pengajuan pembangunan pagar sekolah sebenarnya telah dilakukan sejak tahun sebelumnya. Komunikasi juga telah dilakukan dengan pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

“Pengajuan sudah kami lakukan sejak tahun lalu, dengan harapan dapat meningkatkan keamanan anak-anak di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Namun hingga saat ini, pembangunan pagar tersebut belum terealisasi. Bahkan, menurut informasi yang diterima, terdapat kendala dalam proses perizinan di tingkat internal sekolah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat kebutuhan akan keamanan sekolah merupakan hal mendasar yang seharusnya menjadi prioritas.

Pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi serta mengambil langkah konkret guna memastikan lingkungan sekolah aman dan kondusif bagi kegiatan belajar mengajar. Selain itu, sejumlah pihak juga mendorong agar dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan dan kebijakan di lingkungan sekolah, terutama yang berkaitan dengan aspek keamanan siswa.

Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kabupaten Gresik, serta DPRD Kabupaten Gresik diharapkan dapat segera merespons persoalan ini agar tidak berlarut-larut dan demi menjamin keselamatan peserta didik. *

Jangan copy berita ini!