PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Polsek Pangkalan Lesung melaksanakan kegiatan Minggu Kasih pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB di Gereja Methodist Indonesia Pangkalan Lesung. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan dipimpin oleh Ps. Pamapta III Polsek Pangkalan Lesung, AIPDA Roni Candra, dan diikuti sekitar 25 peserta jemaat gereja.
Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari maraknya berita hoaks di media sosial, pencurian buah kelapa sawit dan berondolan, hingga kenakalan remaja seperti balap liar dan penggunaan knalpot brong pada malam hari.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk aktif melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi di media sosial.
Terkait kasus pencurian hasil perkebunan, Polsek Pangkalan Lesung telah melakukan langkah preventif dengan memanggil para penampung buah sawit untuk tidak menerima hasil panen dari pihak yang tidak memiliki kebun. Selain itu, patroli di area perkebunan milik masyarakat juga terus ditingkatkan.
Sementara itu, untuk kenakalan remaja di jalan raya, polisi memberikan imbauan langsung kepada para pemuda agar tidak melakukan aksi kebut-kebutan dan penggunaan knalpot bising yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko, SH menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang ada di lapangan.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Pangkalan Lesung menegaskan akan terus memperkuat kegiatan serupa guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum setempat.

