PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Kepolisian Sektor (Polsek) Bunut, Polres Pelalawan, melakukan kegiatan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Nomor 14.283.624 PT Riau Patra Mandiri yang berlokasi di Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam pengecekan tersebut, Polsek Bunut mencatat stok BBM di SPBU tersebut terdiri dari Pertalite sebanyak 16.000 liter, Pertamax Turbo 8.000 liter, dan Dexlite 5.000 liter.
Sementara itu, Pertamax dan Bio Solar dilaporkan tidak tersedia pada saat monitoring dilakukan.
Untuk harga BBM, Pertalite dijual Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp20.750 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, dan Dexlite Rp27.625 per liter.
Kapolsek Bunut menyampaikan bahwa kondisi antrean kendaraan di SPBU tersebut terjadi akibat sejumlah SPBU lain di wilayah sekitar mengalami kekosongan stok BBM. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan yang terpusat di SPBU Lubuk Terap untuk mengisi bahan bakar.
“Kondisi ini menyebabkan penumpukan kendaraan, namun secara umum situasi masih dapat dikendalikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada manajemen SPBU agar penyaluran BBM, khususnya jenis subsidi, dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta menghindari praktik penyalahgunaan atau pelanggaran hukum.
Selain itu, pihak SPBU diminta turut membantu pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di sekitar area pengisian BBM.
Hingga kegiatan monitoring berakhir, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

