Blog  

Gerakan Anti Kekerasan di Sekolah (GASS) melaporkan seorang guru dan kepala SD Negeri 1 Kebondalem ke Polres Pemalang

Gerakan Anti Kekerasan di Sekolah (GASS) melaporkan seorang guru dan kepala SD Negeri 1 Kebondalem ke Polres Pemalang pada Senin (12/10/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pembiaran dan penanganan peristiwa yang menimpa MA, siswa kelas II yang meninggal dunia setelah diduga mengalami perundungan.

Kuasa hukum GASS, Akfad Sabila, menyebut salah satu pihak yang dilaporkan diduga membersihkan darah dari tubuh korban. Pihak tersebut juga diduga meminta agar keluarga diberi tahu bahwa korban mengalami luka akibat terjatuh, bukan karena perundungan. Sementara itu, pihak lainnya diduga berupaya menutupi kejadian. Seluruh keterangan tersebut disampaikan oleh pihak pelapor dan belum menjadi kesimpulan hukum.

GASS menyatakan telah menyiapkan sejumlah bukti untuk mendukung laporan dan menyerahkan rincian dugaan peran masing-masing pihak kepada penyidik. Kepolisian diharapkan menelusuri fakta kejadian melalui pemeriksaan saksi dan bukti yang tersedia. Penanganan kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan siswa dan tanggung jawab orang dewasa dalam melindungi anak di sekolah.

tim 1fakta.co.id

sumber; GASS