PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Kerinci melalui pendampingan terhadap kelompok tani di wilayah hukumnya.
Sabtu, 9 Mei 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, AIPDA Binton Manurung melaksanakan monitoring dan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani Asta Cita Km 55 di Jalan Lintas Sumatera Km 55 RT 003 RW 004, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat di daerah.
Dalam pengecekan itu, tanaman jagung yang ditanam pada 4 Mei 2026 diketahui tumbuh dengan baik. Jagung hibrida jenis NK 6172 Perkasa yang ditanam menggunakan benih sebanyak 30 kilogram di lahan mineral seluas kurang lebih tiga hektare itu kini telah berusia lima hari setelah tanam (HST) dengan tinggi rata-rata sekitar lima sentimeter.
AIPDA Binton Manurung mengatakan, monitoring rutin dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sekaligus memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, Bhabinkamtibmas juga memonitor perawatan rutin guna mengantisipasi serangan hama yang dapat mempengaruhi hasil panen.
Koordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pangkalan Kerinci Barat juga dilakukan dalam pengawasan tahapan pengerjaan lahan dan perawatan tanaman agar hasil pertanian dapat maksimal.
Polsek Pangkalan Kerinci juga membantu kelompok tani dalam menjembatani komunikasi dengan pihak terkait mengenai kebutuhan sarana produksi pertanian (saprodi) maupun teknis budidaya jagung.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

