Berita  

Jaga Kamtibmas, Polsek Pangkalan Kuras Mediasi Kasus Pencemaran Nama Baik di Desa Sidomukti

PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com

Polsek Pangkalan Kuras melalui Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti, Bripka Adi Cahyadi Setiawan, berhasil menyelesaikan masalah kasus pencemaran nama baik melalui mediasi yang berlangsung pada Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sidomukti, Kecamatan Pangkalan Kuras, ini dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 12.40 WIB.

Mediasi ini melibatkan dua pihak yang terlibat dalam kasus pencemaran nama baik, yaitu pihak pertama, Diswanto, dan pihak kedua, Ahmad Fajar. Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Desa Sidomukti, Irham Susilo, Kepala Dusun II Arifin, Ketua BPD Dasuki, serta Bhabinkamtibmas Bripka Adi Cahyadi Setiawan.

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, guna menciptakan suasana yang kondusif dan aman di masyarakat. Hasil mediasi tersebut berujung pada penandatanganan surat kesepakatan bersama antara pihak-pihak terkait.

Menurut keterangan dari Kapolsek Pangkalan Kuras, AKP Rinaldi Parlindungan, hasil perdamaian yang dicapai adalah pihak pertama, Diswanto, meminta maaf kepada pihak kedua, Ahmad Fajar. Pihak kedua, Ahmad Fajar, menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada, yang menandakan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara damai.

Selama kegiatan mediasi berlangsung, tidak ada kendala berarti yang mengganggu jalannya proses penyelesaian masalah. Keberhasilan mediasi ini menunjukkan komitmen Polsek Pangkalan Kuras dalam menciptakan ketertiban dan kedamaian di wilayah hukum mereka.

Kapolsek Pangkalan Kuras menyampaikan bahwa mediasi ini merupakan bentuk upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan pendekatan yang mengedepankan solusi kekeluargaan, tanpa perlu menempuh jalur hukum yang lebih panjang.

Kegiatan mediasi pun berakhir dengan tertib dan lancar, menunjukkan keberhasilan dalam meredakan potensi konflik di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan copy berita ini!