Bener Meriah – 1fakta.com
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Aceh Darussalam (PNAD), Dr. Zulfikar, SKM., MKM., CPHP., memberikan bantuan berupa uang tunai kepada mahasiswa STIKes PNAD yang menjadi korban musibah kebakaran di Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pihak kampus terhadap mahasiswa yang sedang menghadapi musibah. Bantuan uang tunai diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mahasiswa dan keluarganya pascakebakaran.
Musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Jagong Jeget telah memberikan dampak bagi masyarakat, termasuk salah satu mahasiswa STIKes PNAD. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari pihak kampus yang kemudian mengambil langkah untuk memberikan dukungan secara langsung kepada mahasiswa yang terdampak.
Dr. Zulfikar, SKM., MKM., CPHP., selaku Ketua STIKes PNAD, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar STIKes PNAD kepada mahasiswa yang sedang mengalami musibah.
«“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada mahasiswa yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan setelah terjadinya kebakaran,” ujar Dr. Zulfikar.»
Pihak kampus juga menyampaikan dukungan kepada mahasiswa korban kebakaran agar tetap kuat dalam menghadapi musibah tersebut. STIKes PNAD berharap mahasiswa dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas perkuliahan dengan baik.
Pemberian bantuan ini juga menjadi bagian dari komitmen STIKes PNAD untuk membangun rasa kepedulian, kekeluargaan, dan solidaritas antara pihak kampus dengan seluruh mahasiswa.
Sementara itu, mahasiswa STIKes PNAD melalui kegiatan sosial sebelumnya juga telah membuka posko penerimaan bantuan di Klinik STIKes PNAD sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran di Jagong Jeget.
Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Rima Juwita selaku Ketua Panitia dan mendapatkan pendampingan dari Satria Budi, SKM., MKM., CPHP., selaku dosen pembimbing kegiatan.
Dengan adanya bantuan dari pihak kampus dan gerakan solidaritas mahasiswa, diharapkan mahasiswa STIKes PNAD yang terdampak musibah dapat memperoleh dukungan untuk melewati masa sulit dan kembali bangkit.
STIKes PNAD Peduli dan Berbagi
Bersama dalam kepedulian, hadir dalam setiap kesulitan.


