Langsa – 1fakta.com
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Langsa mengikuti rapat koordinasi nasional antara Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, didampingi Sekretaris Jenderal DPP PKB.
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus PKB di seluruh Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan efektivitas kerja politik, sekaligus mempersiapkan langkah strategis partai menuju Pemilu 2029.
Dalam rapat tersebut, sebanyak 38 DPW dan 514 DPC PKB se-Indonesia mengikuti agenda koordinasi. Kehadiran jajaran pengurus dari berbagai daerah menunjukkan pentingnya konsolidasi nasional dalam memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam arah dan strategi yang sama.
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar dalam arahannya menekankan pentingnya seluruh pengurus untuk tidak mudah menyerah, tidak frustrasi menghadapi berbagai tantangan politik, serta terus bekerja dengan penuh optimisme.
“Rapat koordinasi hari ini adalah rapat yang mewajibkan tidak frustrasi,” demikian pesan Ketua Umum DPP PKB dalam arahannya.
Muhaimin juga mengingatkan seluruh jajaran DPW dan DPC agar semakin aktif memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi politik partai. Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi masyarakat menuntut organisasi politik untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Media sosial, kata dia, tidak hanya menjadi sarana menyampaikan informasi, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan aktivitas, program, gagasan dan kerja-kerja politik partai kepada masyarakat secara lebih luas.
Ketua DPC PKB Kota Langsa, Chaidir Toweren, mengatakan, arahan Ketua Umum DPP PKB tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengurus agar terus meningkatkan kapasitas dan kreativitas dalam menjalankan tugas organisasi.
Menurut Chaidir, salah satu pesan penting yang disampaikan Ketua Umum adalah agar seluruh pengurus PKB menjadi pribadi yang cerdas, kreatif dan tidak pernah berhenti belajar.
“Ketua Umum mengingatkan agar seluruh pengurus harus cerdas dan kreatif. Jangan malu untuk belajar dan bertanya, karena belajar itu tidak pernah ada habisnya,” ujar Chaidir.
Ia menilai, pesan tersebut sangat relevan dengan tantangan politik saat ini. Pengurus partai tidak cukup hanya memahami kerja organisasi secara konvensional, tetapi juga harus mampu membaca perubahan sosial, perkembangan teknologi informasi dan karakter masyarakat yang semakin dinamis.
Karena itu, Chaidir menegaskan DPC PKB Kota Langsa akan terus mendorong seluruh jajaran pengurus agar bergerak secara maksimal dengan pola kerja yang efektif, terukur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Setiap pengurus harus terus bergerak semaksimal mungkin dengan pola dan cara kerja yang efektif. Kerjakan apa yang kalian mediatakan, dan mediatakan apa yang kalian kerjakan,” kata Chaidir.
Menurutnya, prinsip tersebut penting agar aktivitas organisasi tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata yang dapat diketahui dan dirasakan masyarakat.
Lebih lanjut, Chaidir menyebut konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah menjadi salah satu fokus penting DPC PKB Kota Langsa. Struktur partai harus diperkuat mulai dari DPC, DPAC hingga ranting agar komunikasi dan koordinasi organisasi berjalan secara berjenjang.
“Kita harus memperkuat konsolidasi sampai ke tingkat ranting. Semua struktur harus bergerak dan memiliki pola kerja yang jelas,” ujarnya.
Chaidir menambahkan, konsolidasi tersebut merupakan bagian dari strategi politik PKB dalam menghadapi agenda politik nasional menuju 2029. Menurutnya, persiapan menghadapi Pemilu 2029 tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kerja organisasi yang konsisten dan berkelanjutan sejak sekarang.
Karena itu, DPC PKB Kota Langsa akan terus memperkuat struktur, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, mengembangkan kader, serta memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan dan penyampaian gagasan partai.
Ia menegaskan, seluruh kader dan pengurus harus memiliki semangat yang sama untuk membangun partai melalui kerja nyata.
“Strategi politik menuju 2029 harus dimulai dari sekarang.
Konsolidasi harus diperkuat sampai ke ranting, kader harus terus belajar, bekerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pungkas Chaidir.
Rapat koordinasi nasional tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran PKB untuk semakin solid, disiplin dan kreatif dalam menjalankan roda organisasi.
Dengan konsolidasi yang kuat dari tingkat pusat hingga daerah dan ranting, PKB menargetkan seluruh struktur partai mampu bekerja lebih efektif dalam menghadapi dinamika politik sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat menuju Pemilu 2029.(Mak,Ita)


