Aceh Tengah – 1fakta.com
Pembangunan jembatan perintis yang berada di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, terus menunjukkan progres positif. Berdasarkan laporan situasi pekerjaan Lapjusik Kodim 0106/Aceh Tengah per Kamis, 14 Mei 2026 pukul 16.00 WIB, progres pembangunan telah mencapai 31,62 persen.
Jembatan perintis ini dibangun sebagai akses vital penghubung masyarakat di wilayah pedalaman, khususnya bagi warga Desa Reje Payung dan Desa Jamat.
Dengan total anggaran sebesar Rp424.428.000, proyek ini telah dimulai sejak 6 April 2026 dan ditargetkan mampu meningkatkan mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Lokasi pembangunan berada di Desa Reje Payung dengan bentang sungai selebar 90 meter dan kedalaman air normal sekitar 1 meter.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter, tinggi jembatan 4 meter, serta kapasitas tonase hingga 1 ton. Saat kondisi banjir, ketinggian air sungai dapat mencapai 2 meter dari permukaan jalan.
Pembangunan ini akan memberikan manfaat langsung kepada 335 jiwa atau 97 Kepala Keluarga di Desa Reje Payung, serta 410 jiwa atau 131 Kepala Keluarga di Desa Jamat.
Dalam tahapan pekerjaan, sejumlah progres utama telah selesai 100 persen, meliputi pembersihan lokasi, pemasangan tali poros jembatan, penggalian lubang pondasi dan abutmen A1, B1, A2, B2, pengecoran lantai pondasi, pemasangan mal atau perancah, hingga pengecoran abutmen dan pondasi.
Saat ini, pekerjaan memasuki tahap pemasangan pylon kanan dan kiri pada titik A1 dan B1 yang telah mencapai 5 persen, sementara pemasangan sling utama juga telah berjalan 5 persen. Untuk pekerjaan rangka dan lantai jembatan, ikatan angin empat sisi, pemasangan ram kawat, pengecatan, pemasangan plang identitas, hingga finishing masih belum dimulai.
Material yang telah didrop ke lokasi meliputi 100 batang besi, 20 truk pasir, 10 truk batu koral, 300 sak semen, serta material kayu untuk kebutuhan bekisting berupa kayu 2×3 sebanyak 100 batang, papan 1 meter 20 sebanyak 150 lembar, dan papan 4 meter sebanyak 30 batang.
Pengerjaan proyek melibatkan personel gabungan dari Koramil 05/Linge sebanyak 4 personel, Yon TP 854/DK sebanyak 25 personel, satu personel asistensi Zidam Iskandar Muda, serta dibantu tiga orang masyarakat setempat.
Adapun kondisi cuaca selama pelaksanaan pekerjaan pada Kamis dilaporkan pagi mendung, siang mendung, dan sore hari turun hujan. Meski demikian, situasi di sekitar lokasi pembangunan tetap aman dan kondusif.
Kegiatan hari ini difokuskan pada penggalian abutmen sayap, sedangkan rencana pekerjaan esok hari adalah pelangsiran tiang untuk mendukung percepatan pembangunan.
Kodim 0106/Aceh Tengah memastikan pembangunan jembatan perintis ini terus berjalan sesuai target guna membuka akses masyarakat di wilayah terpencil serta memperkuat konektivitas antar desa di Kecamatan Linge.”(#)

