Aceh Utara – 1fakta.com
Masyarakat meminta pihak PT Pertamina Patra Niaga untuk melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan di SPBU 14.243476 Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, menyusul adanya keluhan konsumen terkait dugaan ketidaksesuaian prosedur pengisian bahan bakar minyak (BBM).Rabu(10/6/2026)
Keluhan tersebut muncul setelah seorang konsumen mempertanyakan proses pengisian BBM yang diduga dilakukan tanpa memastikan tampilan dispenser kembali ke angka nol sebelum transaksi berlangsung. Dalam pelayanan SPBU, konsumen memiliki hak untuk melihat dan memastikan bahwa indikator liter dan rupiah pada dispenser menunjukkan posisi nol sebelum pengisian dimulai.
Menurut sejumlah pemerhati perlindungan konsumen, transparansi dalam proses pengisian BBM merupakan bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan distribusi energi.
Oleh karena itu, setiap dugaan penyimpangan prosedur perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan klarifikasi oleh pihak pengelola SPBU maupun Pertamina sebagai badan usaha yang mengelola jaringan distribusi BBM.
Masyarakat berharap evaluasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan mengklarifikasi kejadian yang dilaporkan, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap penerapan standar operasional prosedur (SOP) di lapangan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin hak-hak konsumen serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, konsumen diimbau untuk selalu memperhatikan posisi angka pada dispenser sebelum pengisian dimulai, meminta bukti transaksi apabila diperlukan, dan segera melaporkan kepada pengawas SPBU apabila menemukan dugaan ketidaksesuaian pelayanan.
Pihak Pertamina selama ini terus mengedepankan prinsip pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, masyarakat berharap laporan dan masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi demi peningkatan kualitas layanan di seluruh SPBU.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pengelola SPBU 14.243476 maupun pihak Pertamina terkait dugaan kejadian tersebut.
Masyarakat menunggu klarifikasi dan hasil evaluasi untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Tim mawar)

