Langsa – 1fakta.com
Proses pemilihan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng Kota Langsa mendapat perhatian serius dari Ketua DPC Patriot Nasional (PATRON) Kota Langsa, Syafrizal SE.
Syafrizal meminta panitia seleksi (Pansel) calon Direktur Utama PDAM Tirta Keumuneng agar membuka ruang debat terbuka bagi seluruh kandidat untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja kepada publik.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat Kota Langsa mengetahui secara jelas arah dan strategi yang akan dibawa oleh calon pemimpin PDAM ke depan. Hal ini juga menjadi bentuk keterbukaan dalam memilih sosok yang benar-benar mampu menjawab persoalan pelayanan air bersih.
“Kami meminta kepada panitia seleksi agar membuat debat terbuka bagi para calon Direktur Utama PDAM Tirta Keumuneng. Masyarakat harus mengetahui apa visi dan misi mereka, bagaimana konsep pembenahan PDAM ke depan. Jangan sampai kita memilih pemimpin perusahaan daerah seperti membeli kucing dalam karung,” tegas Syafrizal.
Ia menilai, jabatan Direktur Utama PDAM bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah besar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Direktur PDAM harus memiliki kemampuan manajemen, memahami persoalan teknis air bersih, memiliki rekam jejak yang jelas, serta mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai keluhan pelanggan,” ujarnya.
Syafrizal mengatakan, persoalan pelayanan air bersih di Kota Langsa membutuhkan pemimpin yang memiliki gagasan besar dan keberanian melakukan pembenahan, mulai dari perbaikan jaringan distribusi, peningkatan kualitas pelayanan, pengelolaan manajemen perusahaan, hingga peningkatan profesionalisme sumber daya manusia.
Ia berharap proses seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Keumuneng dilakukan secara transparan, objektif, dan mengedepankan prinsip meritokrasi.
“Yang dicari bukan siapa yang dekat atau memiliki hubungan tertentu, tetapi siapa yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan kemampuan membawa perubahan bagi PDAM Kota Langsa,” katanya.
Selain meminta Pansel membuka ruang debat terbuka, Syafrizal juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa ikut mengawal proses pemilihan Direktur Utama PDAM Tirta Keumuneng agar berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pemimpin yang profesional.
“Kami berharap DPRK Kota Langsa dapat menjalankan fungsi pengawasan dengan mengawal proses ini, sehingga direktur yang terpilih benar-benar figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen untuk memperbaiki pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ketua PATRON Kota Langsa itu menegaskan, masyarakat tidak hanya membutuhkan pergantian nama di kursi direktur, tetapi membutuhkan perubahan nyata dalam pelayanan.
“Air bersih adalah kebutuhan utama warga. Karena itu, PDAM harus dipimpin oleh orang yang mampu bekerja dan memberikan solusi, bukan hanya memberikan janji,” pungkas Syafrizal.(Mak,Ita)


